Penyuluhan Dan Skrining Jiwa Di SMA N 1 Lunang
09 Oct 2024
14:52:27 WIB
18x dibaca
Lunang, 09 Oktober 2024
Petugas:
Satria Normala Sari Dewi (PJ PKPR
Susriweni, Amd. keb( PJ PKPR)
Pina Juniza,SKM dan Fini Aspionita,SKM (Pengelola Promkes)
Dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia (HKJS) yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober maka di dilakukan penyuluhan dan skrining kesehatan jiwa di sekolah menengah atas (SMA) / Sederajat.
Permasalahan kesehatan jiwa mempengaruhi perasaan, pemikiran, perilaku seseorang terhadap hubungan pribadi, pendidikan, pekerjaan maupun sosial masyarakat (WHO, 2022). Di kabupaten Pesisir Selatan terdapat orang dengan gangguan jiwa sebanyak 1.319 orang, sedangkan ODGJ (SPM 10) sebanyak 1.058 dengan sasaran 1.012.
Kesehatan jiwa anak dan remaja merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan anak dan remaja di sekolah, serta penentu masa depan mereka di masyarakat. Kondisi tersebut dipertimbangkan karena anak dan remaja menghabiskan hampir sebagian besar waktu mereka di sekolah. Hal ini menempatkan sekolah menjadi tempat yang penting untuk melakukan deteksi dan intervensi dini persoalan atau kesulitan emosi dan perilaku yang mungkin mereka hadapi.
Dalam rangka upaya untuk melakukan deteksi dini dan intervensi dini persoalan atau kesulitan emosi dan perilaku ini, PJ Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Tanjung Beringin,melakukan pencegahan (preventif) melalui deteksi dini kepada siswa SMA dengan menggunakan kuesioner SDQ (Strengths and Difficulties Questionnaire).
Penulis:
myarsih icit