Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Penyuluhan Keliling Pencegahan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Wilker Puskesmas Rahul

11 Jul 2022 17:53:14 WIB 167x dibaca
Penyuluhan Keliling Pencegahan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Wilker Puskesmas Rahul

Penyuluhan Keliling Pencegahan DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Wilker Puskesmas Rahul 


Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit demam serius yang ditularkan oleh nyamuk betina Aedes aegypti yang menyerang sistem peredaran darah manusia. Penyakit ini apabila tidak ditangani secara tepat bisa berakhir dengan kematian. Kasus DBD di Kabupaten Pesisir Selatan masih menjadi salah satu fokus perhatian dari Puskesmas Rahul. Kasus DBD di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan masih tinggi khususnya di Nagari Talang Balarik Tapan dan Nagari Limau Purut Tapan dimana tercatat kasus DBD yang dilaporkan sebanyak 10 kasus hingga hari ini. Berdasarkan hal tersebut, Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Rahul melakukan penyuluhan keliling di 2 nagari ini.  

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan mengunjungi langsung rumah masyarakat yang dilaporkan terkena DBD juga telah dilakukan bersama Tim Surveilens penyakit Puskesmas Rahul. Keluarga yang terkena DBD ini kemudian dipantau sejauh mana kondisi kesehatan terkini dan diberikan penyuluhan terkait kebersihan lingkungan dan pencegahan demam berdarah melalui 3M Plus. Selain keluarga yang terkena DBD ini, petugas Puskesmas Rahul juga memberikan penyuluhan ke masyarakat setempat mengenai pencegahan demam berdarah melalui 3M Plus untuk memutus rantai penularan demam berdarah melalui penyuluhan keliling. Disamping penyuluhan, masyarakat setempat juga dibagikan leaflet tentang cara mencegah DBD melalui 3 M Plus. 

Melalui kegiatan penyuluhan pencegahan demam berdarah melalui 3M Plus ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan penyakit DBD. Adapun 3M yang dimaksud seperti :
1. Menguras (membersihkan tempat atau wadah penampungan air, seperti ember, bak mandi, tempat minum hewan peliharaan dan tempat air minum
2. Menutup (tidak membiarkan terbuka tempat-tempat penampungan air, seperti kendi, toren air, dan drum)
3. Memanfaatkan kembali (menggunakan kembali barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk) atau menguburnya 

Sedangkan ‘Plus’ pada gerakan 3M Plus adalah:
1.Gotong royong bersama membersihkan lingkungan 
2. Menggunakan obat nyamuk untuk pencegahan gigitan atau penularan dari Aedes aegypti.
3. Menggunakan kelambu di kamar atau tempat tidur.
4. Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender dan geranium.
5. Memelihara ikan yang dapat memangsa jentik nyamuk.
6. Mengubah kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang dapat menjadi tempat berkembangbiak nyamuk.
7. Mengatur ventilasi dan cahaya dalam rumah

Promkes-Rahul, Senin/11/7/22

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.