Kayu Gadang, 6 September 2022 Kegiatan hari ini puskesmas kayu gadang menghadiri pertemuan kegiatan sosialisasi aplikasi PK-22 dalam rangka pendataan PK-22 di bulan ini kecamatan sutera di gedung UDKP kantor camat sutera. pertemuan ini diikuti oleh 4 nagari kader di kecamatan sutera : 1. Nagari Ampiang Parak Timur 2. Nagari Ampiang Parak 3. Nagari Rawang Nunung Malelo Surantih 4. Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih Pemutakhiran PK-22 merupakan kegiatan untuk memperbarui data keluarga indonesia dengan cara yakni melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi, mencatat migrasi dan mendata keluarga baru yang belum ada pada data hasil PK-21. Selain itu juga bertujuan agar meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait aplikasi dan portal pemutakhiran PK-22. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait pengorganisasian lapangan dan anggaran pelaksanaan pemutakhiran PK-22. Pendataan keluarga merupakan kegiatan yang krusial karena menyediakan basis data keluarga sebagai bahan intervensi program Bangga Kencana dan program pembangunan lainnya di indonesia. Selain data keluarga juga menghasilkan data individu by name by address yang menjadi peta sasaran intervensi program yang meliputi indikator demografi, keluarga berencana, pembangunan keluarga serta keluarga beresiko stunting dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan sampai dengan tingkat RT bahkan keluarga sebagai unit analisis terkecil. Hasil PK-22 juga digunakan sebagai evaluasi terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BKKBN sebagaimana target yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2022-2024 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) BKKBN. Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana kabupaten pesisir selatan telah sampai pada tahap orientasi pendataan keluarga 2022 pada kader pendata. kegiatan ini dilaksanakan agar kader pendata dapat menjabarkan B.E.R.K.U.A.L.I.T.A.S menjelaskan sasaran PK-22, menjelaskan cara membuat list keluarga dan sket peta keluarga, menjelaskan rekap RT, menjelaskan tata cara penggunaan username dan password sehingga pada saat pendataan keluarga 2022 sudah siap dan memahami. Tak cukup itu saja dengan adanya kegiatan ini diharapkan kader pendata mampu memiliki pemahaman tentang mekanisme dan tata cara pelaksanaan PK-21. Kader pendata memahami definisi keluarga untuk menentukan keluarga yang didata, kader pendata terampil dalam berkomunikasi yang baik dan mengedukasi keluarga pentingnya pelaksanaan PK-21, kader pendata mampu mengoperasikan dan mengisi aplikasi PK-21. BKKBN ini diharapkan bisa mendapatkan data mikro yang valid tentang kondisi keluarga bahkan pendataan keluarga juga diharapkan bisa mendeteksi keberadaan stunting dikabupaten pesisir selatan selain melakukan pendataan secara langsung, pendataan akan menggunakan penginputan melalui aplikasi di android atau smartphone untuk itu membutuhkan tenaga lini lapangan yang mumpuni dan memahami bagaimana melakukan pendataan dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Penulis: Sherly G