Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dengan Tema \"Pembentukan Dapur Sehat Atasi Stunti

14 Mar 2024 10:01:59 WIB 17x dibaca
Pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dengan Tema "Pembentukan Dapur Sehat Atasi Stunting" (DASHAT) di Kampung KB di Jangki Ayam, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Jum'at, 23 Februari / Waktu 10.00 WIB - Selesai Bertempat di rumah Kepala Kampung Jangki Ayam, petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Rahul menjadi narasumber dalam kegiatan yang diadakan oleh Balai Penyuluh KB Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan yaitu pertemuan Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dengan Tema "Pembentukan Dapur Sehat Atasi Stunting" (DASHAT) di Kampung KB dalam rangka tercapainnya penirunan angka stunting di tingkat Nagari. Pada hari Kamis, 22 Februari 2024. Tujuan terbentuknya Kampung keluarga Berkualitas (Kampung KB) yaitu meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat melalui keterpaduan Program Pembangunan Keluarga, kependudukan dan Keluarga Berencana dengan Program Stake Holder terkait. Pertemuan diikuti oleh pemerintah Nagari Sungai Gambir Sako , kepala kampung, kader dan masyarakat. Selama mengikuti kegiatan peserta mengikuti dengan baik. Peserta saling berbagi pikiran dengan narasumber dan penyelenggara kegiatan. Kegiatan ini koordinir langsung oleh Kepala Balai Penyuluh KB Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Pada intinya, DASHAT tujuannnya untuk mencegah stunting. Kemudian acara dibuka oleh ketua Balai Penyuluh KB Kecamatan,Indra Gisman dilanjutkan membuka acara sosialisasi DASHAT dengan materi yang disampaikan oleh Dela Septia Ningsih SKM. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa menangani Stunting tidak hanya pada saat anak lahir tetapi mulai sejak dari calon orang tua dan anak dalam kandungan. Latar belakang adanya DASHAT sebagai pelaksanan penurunan stunting DASHAT adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga bersiko stunting terutama dari keluarga kurang mampu melalui pemanfaatan sumberdaya lokal. Tujuan DASHAT meningkatkan kualitas gizi masyarakat dalam mengentaskan stunting. Pelaksanaan DASHAT pemerintah kalurahan atau Nagari melalui pengembangan kelembagaan lokal. Kemudian yang menjadi target adalah ibu bumil, busui, balita, calon penganting (catin), keluarga yang berisiko. Juga dijelaskan tentang pendanaan DASHAT yaitu bisa mandiri, apbd/apbn, bumdes, csr, koperasi/ pegadaian, dana desa. Diharapkan dengan adanya pertemuan ini akan terbentuk DASHAT di Kampung KB Jangki Ayam, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan.

Penulis: adewahyuni

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.