PERTEMUAN MONITORING DAN EVALUASI PENCATATAN PELAPORAN PROGRAM ISP ( INFEKSI SALURAN PENCERNAAN)
Kayu Gadang, 22 Juli 2022
Hari ini Penanggung Jawab Program Diare Nevi Nelvita,AMd.Keb Menghadiri Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pencatatan Pelaporan ISP ( Infeksi Saluran Pencernaan) di Hotel Trizza Painan.
Dalam pertemuan diharapkan agar pencatatan dan pelaporan data hepatitis dan ISP dilakukan dengan baik dan benar, meningkatkan kepedulian dan dukungan terhadap program pengendalian dan pencegahan hepatitis dan ISP sehingga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.
Diare adalah penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer atau berair. Diare umumnya terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit
Hepatitis dan penyakit ISP merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penyakit ini erat kaitannya dengan kualitas perilaku hidup bersih dan sehat, sanitasi dan lingkungan yang kurang baik dan penjaja makanan yang kebersihannya kurang/buruk sehingga menjadi sumber penularan penyakit.
5 Langkah penanganan diare yaitu :
• Berikan oralit. Oralit diberikan untuk mencegah terjadinya dehidrasi dengan mengganti cairan dan elektrolit dalam tubuh yang terbuang saat diare.
• Berikan tablet Zinc selama 10 hari berturut-turut.
• Teruskan ASI-makan.
• Berikan antibiotik secara selektif.
• Berikan nasihat pada ibu/keluarga.
Rencana Tindak Lanjut ke depan perlu dilakukan beberapa kegiatan untuk meningkatkan Cakupan Penemuan Kasus Diare yaitu Memberikan edukasi kepada masyarakat sampai dengan tingkat Rumah Tangga mengenai pentingnya PHBS dan Sanitasi Berbasis Likungan, melakukan pemeriksaan kualitas air di rumah penderita Diare, dan Upaya kuratif misalnya dengan mendirikan pojok oralit.
Salam Sehat
Terima Kasih
Penulis: Emmi