Silaut, 05 Juni 2024 Petugas Gizi melakukan kegiatan pendampingan MP ASI dan Asi eklusif di posyandu Kenanga I dan Kenanga II Nagari Sungai Pulai Makanan pendamping ASI atau MPASI dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal, yang diukur dari penambahan berat dan tinggi badan sesuai usia. Jika kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi, anak beresiko mengalami gangguan pertumbuhan atau stunting. Prinsip Pemberian MPASI MPASI diberikan pada anak mulai usia 6 bulan dengan memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini. Tepat Waktu Selain kebutuhan nutrisi yang tidak tercukupi hanya dengan ASI, bayi berusia 6 bulan juga sudah mulai menunjukkan ketertarikannya pada makanan. Oleh karenanya, MPASI harus mulai dikenalkan ketika bayi mencapai usia 6 bulan. Aman Semua makanan yang akan dIberikan pada anak harus disiapkan dan disimpan dengan cara yang higienis. Semua peralatan makan harus dicuci dengan sabun khusus bayi, dan makanan diberikan dengan menggunakan tangan. Adekuat (Cukup) Makanan yang diberikan harus memenuhi kebutuhan anak terhadap nutrisi dan energi, yaitu karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta vitamin dan mineral. Selain itu juga, pertimbangkan usia, jumlah, frekuensi, konsistensi/ tekstur, dan variasi makanan yang diberikan. Diberikan Terjadwal dan Benar Buat lingkungan makan anak menyenangkan dan kondusif. MPASI diberikan terjadwal dengan tiga makanan utama dan dua camilan dalam porsi kecil. Stimulasi anak untuk mulai makan sendiri dan bersihkan mulut hanya ketika selesai makan.
Menu MPASI Lengkap untuk Anak
Di usia 6 bulan ke atas aktivitas dan pertumbuhan bayi semakin meningkat, sehingga membutuhkan nutrisi yang lengkap, terutama karbohidrat sebagai sumber energi dan protein untuk pertumbuhan sel-sel tubuh.
Sebelumnya, pedoman menu MPASI yang digunakan adalah menu 4 bintang. Namun kini tidak disarankan lagi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Penulis: adewahyuni