Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Petugas Kesling Puskesmas Asam Kubang Lakukan Pemicuan STBM di Nagari Pancung Taba

07 Sep 2021 14:11:25 WIB 162x dibaca
Petugas Kesling Puskesmas Asam Kubang Lakukan Pemicuan STBM di Nagari Pancung Taba

Painan-Puskesmas Asam Kumbang melalui Program Kesehatan Lingkungan (Kesling) mengadakan Sosialisasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)   di Nagari Pancuang Taba (Sabtu, 04/09/2021).

Pemicuan adalah cara untuk mendorong perubahan prilaku higiene dan sanitasi individu maupun masyarakat atas kesadaran sendiri dengan perubahan prilaku.

Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Asam Kumbang Hendri Liza, SKM yang ikut mendampingi Petugas Kesling terintegrasi dengan Petugas Gizi dan Promkes saat melakukan Pemicuan STBM di Nagari Pancung Taba. Bahwa  Nagari Pancuang Taba masuk kedalam Lokus STBM dari Kementrian Kesehatan. 

Lanjut KTU Pemberdayaan masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan. Perilaku masyarakat merupakan faktor penyebab utama terjadinya masalah kesehatan, oleh sebab itu masyarakat sendirilah yang dapat menyelesaikan masalahnya dengan pendampingan/bimbingan telah  di lakukan Puskesmas.

Pemerintah mempunyai keterbatasan sumber daya dalam mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks sementara masyarakat disadari mempunyai kemampuan untuk melakukan upaya pencegahan apabila dilakukan upaya pemberdayaan masyarakat terutama untuk berprilaku hidup bersih dan sehat.

"Program air bersih dan sanitasi dilakukan melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terbukti sebagai pendekatan yang efektif dan efisien terutama untuk merubah perilaku masyarakat. Dalam menyelenggarakan STBM, masyarakat dipicu dan difasilitasi  untuk menemukan sendiri masalah kesehatan yang mereka anggap penting. Perubahan prilaku yang diharapkan didalam STBM adalah perubahan prilaku total yang tidak hanya dilakukan oleh satu orang tetapi dilakukan oleh semua keluarga. Dengan adanya perubahan perilaku bersama diharapkan masyarakat dapat memutus mata rantai penularan penyakit" Ujar Hendri Liza

"Pemicuan di Nagari Pancuang Taba berjalan dengan lancar, masyarakat antusias bertanya dan mereka menginginkan Nagari Pancuang Taba segera ODF ( Open Defecation Free)" Pungkas KTU

 

Penulis: Hendri

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.