Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DBD NAGARI LIMAU PURUT TAPAN.

28 Jun 2022 20:47:07 WIB 41x dibaca
PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DBD NAGARI LIMAU PURUT TAPAN.

PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KEMBALI KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DBD NAGARI LIMAU PURUT TAPAN. 

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan terus bertambah sejak 2 bulan Terkahir. Hingga Juni 2022 kasus DBD sudah 8 orang pasien Positif DBD Dengue,3 orang di Nagari Talang Balarik Tapan dan 5 orang di Nagari Limau Purut Tapan. Termasuk yang dikunjungi oleh petugas hari ini.  

Hasil dilapangan ditemukan rumah pasien masih disekitar pasien sebelumnya, diperkirakan terjadi penularan melalui nyamuk, dikarenakan sepekan terakhir sering terjadi hujan sehingga meningkatkan potensi genangan air disekitar pekarangan rumah warga.  

Informasi dari RSUD Tapan yang menyatakan  2 orang pasien Deman Berdarah Dengue. Pasien a/n Zaidil (60th) alamat Panedah Mudik, Limau Purut Tapan dan pasien Fadli (19 th) alamat Nagari Talang Balarik Tapan namun tinggal di Limau Purut Tapan. 

Tim Surveilens Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan atau yang biasa disebut Puskesmas Rahul langsung tanggap untuk melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE)  dirumah pasien dan radius 100  m dari sekitar rumah.  Tim Surveilens ini terdiri dari Petugas Surveilens Adek Sukhendra, SKM,  petugas DBD (Hesti Wima Putri,Amd.Keb), petugas Kesehatan Lingkungan (Arnadi, SKM)  petugas Promosi Kesehatan (Dela Septianingsih , SKM). 

Setelah di lakukan PE ditemukan 4 rumah yang terdapat jentik nyamuk DBD. Jentik nyamuk di temukan didalam bak mandi, ember tempat penampungan air hujan,  kaleng bekas yang banyak genangan air, parit depan rumah, banyak sampah dan ditempat penyimpanan umpan ikan yang dimiliki oleh pasien. Hal ini membuktikan adanya vektor penyebab kasus DBD terus meningkat. 
 
Petugas promkes memberikan penyuluhan kepada beberapa warga yang sedang berkumpul tentang Pemberantasan sarang nyamuk. Mencegah penularan DBD dengan cara 3 M Plus . Menutup tempat penampungan air, menguras tempat penampungan air secara berkala, mengubur barang bekas atau dibakar kemudian plus menggunakan obat nyamuk atau kalambu.  
Upaya lain yang telah dikoordinasikan dengan pihak nagari yaitu menentukan jadwal pelaksaan goro bersama seluruh masyakat dinagari tersebut tidak hanya disekitar tempat adanya kasus DBD. Menjaga kebersihan adalah solusi yang tepat untuk mencegah penyakit. 

Promkes Rahul: Selasa, 28/06/22

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.