Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DEMAM BERDARAH NAGARI LIMAU PURUT TAPAN.

13 Jun 2022 20:21:10 WIB 45x dibaca
PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DEMAM BERDARAH NAGARI LIMAU PURUT TAPAN.

Rahul, 13 Juni 2022

PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI 2 RUMAH PASIEN DEMAM BERDARAH NAGARI LIMAU PURUT TAPAN. 

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan naik. Kasus terjadi sejak satu bulan terakhir. Hingga Mei 2022 kasus DBD sudah 5 orang pasien Positif DBD Dengue, 2 orang di Nagari Talang Balarik Tapan dan 3 orang di Nagari Limau Purut Tapan.

Dengan adanya perubahan musim sehingga meningkatkan kejadian kasus Demam Berdarah Dengue di persisir selatan. . 

 Menindaklanjuti informasi laporan dari RSUD Tapan yang menyatakan  2 orang pasien Deman Berdarah Dengue. Pasien a/n Mardiani dan Erdebis alamat Nagari Limau Purut Tapan. Tim Surveilens Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan atau yang biasa disebut Puskesmas Rahul langsung tanggap untuk melakukan Penelitian Epidemiologi (PE)  dirumah pasien. Tim Surveilens ini terdiri dari Petugas Surveilens (Hesti Wima Putri,Amd.Keb), petugas Kesehatan Lingkungan (Rahmi Haldina,A.Md.Kl), petugas Promosi Kesehatan (Arnadi, SKM) bersama warga sekitar melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) jentik juga dilakukan pada rumah disekitar kejadian dengan jarak 100 M. 

Setelah di lakukan PE sekitar rumah pasien mardiani ditemukan 3 rumah ada sumber jentik nyamuk DBD. Kemuudian disekitar rumah pasien Erdebis ditemukan jentik hanya dirumah pasien.  

Jentik nyamuk bnyak d temukan didalam ban bekas, ember bekas yang banyak genangan air, parit depan rumah, dan banyak sampah. 
 
"Hasil PE tersebut telah disampaikan kepada pihak wali Nagari Limau purut Tapan". (ungkap Arnadi petugas Promkes).
Upaya sementara yang bisa dilakukan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk DBD  melalui upaya 3M Plus kemudian menggerakkan masyarakat bersama membersihkan lingkungan sekitar rumah untuk memberantas sarang nyamuk. 

Promkes Rahul: Senin, 13/06/22

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.