Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PETUGAS PUSKESMAS RAHUL MELAKUKAN PENEMUAN KASUS TBC DI NAGARI

24 Jan 2023 14:14:29 WIB 27x dibaca
PETUGAS PUSKESMAS RAHUL MELAKUKAN PENEMUAN KASUS TBC DI NAGARI
PETUGAS PUSKESMAS RAHUL MELAKUKAN PENEMUAN KASUS TBC DI NAGARI, INI KEGIATANNYA Tuberkulosis (TB) sampai dengan saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia walaupun upaya penanggulangan TB telah dilaksanakan di banyak negara sejak tahun 1995. Tuberkulosis yang selanjutnya disingkat TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang paru dan organ lainnya. Penanggulangan Tuberkulosis yang selanjutnya disebut Penanggulangan TB adalah segala upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif yang ditujukan untuk melindungi kesehatan masyarakat, menurunkan angka kesakitan,kecacatan atau kematian, memutuskan penularan,mencegah resistensi obat dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat Tuberkulosis (Permenkes No 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberklosis). TB ditularkan melalui droplet. Sekali batuk penderita TB dapat menyebarkan sekitar 3.500 kuman dan ketika bersin menyebarkan 4.500-1000.000 kuman yang terkandung dalam percikan dahaknya. Penularan terjadi melalui dahak yang bertahan selama beberapa jam dalam ruangan yang tidak terkena sinar matahari dan lembab. Salah satu upaya penanggulangan yang dilaksanakan melalui upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan termasuk PENEMUAN KASUS TBC, dilakukan langsung oleh petugas kesehatan PusKesmas Rahul. Kegiatan dilakukan pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan hari ini, yaitu di Nagari Limau Purut Tapan oleh Penanggung jawab program TB ( Ns.Afriani,S.Kep) dan Petugas Laboratorium (Muzilatul Ismi,Amd.AK). Petugas melakukan Pemeriksaan Sputum masyarakat yang mengalami gejala Batuk. Salah satu lima intervensi kunci menuju eliminasi tuberkulosis tahun 2030 adalah Skrining pada kelompok-kelompok dengan risiko tinggi tuberkulosis dan memperluas jangkauan layanan pada orang-orang dengan tuberkulosis di masyarakat yang selama ini tidak terdeteksi; Mencapai cakupan diagnosis terkonfirmasi bakteriologis yang tinggi pada terduga tuberkulosis. Program ini juga mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kemauan pasien untuk menjalani pemeriksaan TB dimana didapatkan sebanyak 13 orang yang melakukan pemeriksaan sputum Selasa, 24/01/2023 #TossTB?????

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.