PKM Pasar Baru Pelatihan Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi ibu hamil KEK dan bal
13 May 2024
14:55:47 WIB
7x dibaca
RABU, 08 MEI 2024
UPT PUSKESMAS PASAR BARU
Pelatihan Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi ibu hamil KEK dan balita Gizi Kurang.
Kegiatan di awali dengan pembukaan oleh Kepala Tata Usaha bpk H.Ashari.S.Kep.M.Si Puskesmas beserta TPG Puskesmas Pasar baru ,Afrita Resi, AMD.Keb dan Septi viona lora,Str.Gz,Shafira Noveralda,AMD.Gz melakukan pelatihan dan penyuluhan di Nagari Gurun Panjang Selatan diwilayah kerja puskesmas pasar Baru.
Sasaran yang terlibat di dalam pelatihan ini adalah,Wali nagari,Ibuk ketua PKK,Perangkat nagari,kader ,ibu hamil kek dan ibu balita stunting dan gizi kurang materi yang berikan adalah bagaimana tatalaksana pemberian makanan tambahan kepada balita gizi kurang (Wasting) dan ibu hamil Kek .
Wasting merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada balita di Indonesia. Wasting ditandai dengan berat badan yang kurus yang akan berdampak terhadap tumbuh kembang. Kegiatan pengabmas ini berbasis penelitian yang menjelaskan bahwa asupan gizi berhubungan dengan pengetahuan orang tua dalam pola asuh dan kebutuhan gizi anak. Untuk itu kegiatan pengabmas ini bertujuan memberikan solusi untuk meningkatkan keterampilan para ibu balita wasting untuk dapat mengolah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang bermanfaat dalam meningkatkan berat badan anak balita wasting. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan edukasi mengenai pembuatan makanan tambahan khusus untuk balita wasting menggunakan leaflet, kuesioner dan booklet, pre dan post test serta pelatihan pembuatan PMT cookies dalam bentuk demonstrasi masak dengan menu bakso ikan tongkol dan sate lilit wortel.
Hasil kegiatan ini didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, keterampilan para ibu balita wasting dalam hal pembuatan PMT berbasis pangan lokal agar bisa diterapkan dirumah masing-masing.karena bahan yg di olah,bahan yg mudah didapat dan murah dijangkau,namun tidak mengurangi nilai gizi,seperti,ikan lele,tahu,tempe, dan sebagainya demi tercapainya peningkatan berat badan balita wasting selama masa kegiatan dengan rata-rata 100-500 gram setelah pemberian PMT cookies dalam waktu 1 bulan pemberian. Para tim pelaksana kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat melakukan inovasi berupa teknik pengabdian, agar masalah gizi balita dapat teratasi di Indonesia.
#menuju generasi emas
Penulis:
adewahyuni