PKM PASAR KUOK REMBUK STUNTING DAN MUSYAWARAH NAGARI TALUK KEC.BATANG KAPAS
09 Aug 2023
13:57:06 WIB
28x dibaca
REMBUK STUNTING DAN MUSYAWARAH NAGARI TALUK KEC.BATANG KAPAS
Pasar Kuok, 09 Agustus 2023
Kegiatan hari ini Pemerintah Nagari Taluk bersama Puskesmas Pasar Kuok gelar Rembuk Stunting dalam rangka menyusun komitmen dan rencana aksi untuk menekan angka stunting dan musyawarah nagari dalam rangka penyusunan Nagari th 2024 diiwilayah Kecamatan Batang Kapas dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi.
Dalam kesempatan itu turut dihadiri oleh Camat Batang Kapas yang diwakili Oleh bpk.Raja Ratman selaku Kasi PMP, Kepala Puskesmas Dr.H.Jumatul Rialdi dan Tim Gizi Wilvi Inda Sapitri S.Gz dan Alma Srimadona Amd.Gz dan Seluruh Bidan Desa,Bamus, PLD kec.Batang Kapas .. Kepala Desa, TP PKK Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kader Posyandu ,Tenaga Kesehatan, serta Seluruh Kepala UPT , niniak mamak, cadiek pandai,ketua TPPKK dan Lain-Lain.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya.
5 Pilar Percepatan Pencegahan Stunting
• Komitmen dan Visi Kepemimpinan Nasional dan Daerah.
• Kampanye Nasional dan Komunikasi Perubahan Perilaku.
• Konvergensi, Koordinasi, dan Konsolidasi Program Pusat, Daerah, dan Desa.
• Ketahanan Pangan dan Gizi.
• Pemantauan dan Evaluasi.
Dalam pertemuan ini Kepala Puskesmas Pasar Kuok menyampaikan Data Hasil Penimbangan Februari 2023 serta faktor determinan penyebab terjadinya stunting diketahui bahwa hasil penimbangan februari 2023 lalu terdapat 12 balita yang terindikasi stunting dan perlu komitmen dan aksi nyata dari semua pihak terkait agar pencegahan stunting dapat berjalan maksimal
“Dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu komitmen dan juga aksi yang dilakukan dari hulu. kebijakan yang mengatur harus dilakukan mulai pra nikah, kehamilan, masa kehamilan dan masa interval sebagai upaya pencegahan" Katanya
Selain itu pihaknya juga memandang perlu adanya komitmen dan aksi dari semua pihak untuk bersama-sama mendorong pencegahan dan penurunan angka stunting
"Dengan adanya komitmen dan aksi yang intens baik itu dari pemerintah, ibu-ibu PKK, Kader posyandu, bidan desa, dan juga kader pembangunan manusia ini mutlak harus dilakukan karena hal ini merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan pencegahan stunting".
“Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih” dan semua pihak harus bersinergi, lakukan sosialisasi sedini mungkin untuk mencegah terjadinya stunting".
Adapun rencana kegiatan yang diusulkan kepala Puskesmas pasar kuok dalam rembuk stunting ini yaitu:
1. Revitalisasi alat2 posyandu yang ada dikenagarian taluk ujung batu dan taluk yg belum ada yaitu pengukur panjang bayi dan microtoise serta timbangan digital serta atk untuk posyandu
2. Pos Gizi untuk Anak Balita Stunting
3. Pengadaan alat Kesehatan dan mobiler untuk Poskesri ujung batu
semoga dengan adanya komitmen dan kerja sama bisa menurunkan angka stunting diwilayah kerja Puskesmas Pasar kuok
Salam Sehat
Stunting No. gizi Yes
Terima Kasih
Penulis:
Sherly G