Balai Selasa, Sabtu 8 November 2025
Pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan posyandu lansia dan skrining kesehatan jiwa pada lansia di kampung Lesung air nagari Pelangai dengan petugas pelaksana Asmarni, Amd.Keb, Aknes Fitria Ariesta, Amd dan Ns.Zalfadli Azmi, Amd.Kep
Skrining jiwa pada lansia adalah pemeriksaan awal untuk mendeteksi masalah mental seperti depresi dan demensia secara dini, yang bertujuan untuk memfasilitasi intervensi tepat. Skrining ini dilakukan secara berkala, idealnya setahun sekali, terutama bagi mereka dengan penyakit kronis.
Skrining jiwa lansia sangat penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan mental pada lansia, seperti depresi, demensia, atau kecemasan. Berikut beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan:
1. Penilaian kognitif: Tes memori, perhatian, dan fungsi kognitif lainnya
2. Penilaian emosi: Gejala depresi, kecemasan, atau stres
3. Penilaian sosial: Dukungan sosial, interaksi dengan keluarga dan masyarakat
4. Penilaian fisik: Kondisi kesehatan fisik yang mempengaruhi kesehatan mental
Skrining jiwa lansia dapat dilakukan dengan menggunakan alat skrining yang valid, seperti Mini-Mental State Examination (MMSE) atau Geriatric Depression Scale (GDS).
Kegiatan ini terintegrasi dengan posyandu lansia.
Posyandu Lansia adalah wadah pelayanan kesehatan dan pembinaan untuk lansia di suatu wilayah.
Posyandu lansia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, baik fisik maupun mental.
Sasaran lansia berusia 60 tahun keatas, keluarga lansia, organisasi sosial, dan masyarakat secara luas.
Kegiatan Posyandu lansia meliputi pemeriksaan kesehatan terutama kepada Lansia yang berisiko Tinggi seperti pengukuran Tekanan darah, Tinggi badan, Lingkar perut, Lingkar lengan atas dan penimbangan berat badan serta penyuluhan / Edukasi kesehatan.
Posyandu lansia juga dapat memberikan rujukan ke puskesmas apabila ada kondisi yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.
Penulis: myarsih icit