Pusk Koto Berapak lakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta penyuluhan tentang kesehatan gi
09 Aug 2022
21:00:07 WIB
39x dibaca
Selasa, 9 Agustus 2022
Pemegang program UKGMD (Erlindawati, Amd. KG dan Novika Dianda Anwar, .Amd. KG) melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut di posyandu nangka nagari talaok wilayah kerja puskesmas koto berapak.
Pemeriksaan gigi dan mulut di lakukan pada bayi dan balita yang datang berkunjung ke posyandu, petugas juga memberikan edukasi dan penyuluhan kepada orang tua tentang proses pertumbuhan gigi dan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada bayi dan balita.
Kebanyakan orang tua masih menganggap remeh kesehatan gigi dan mulut dan beranggapan anak dengan gigi sulung (gigi susu) yang bermasalah, tidak membutuhkan perawatan karena akan segera digantikan oleh gigi permanen (gigi dewasa). Padahal masalah gigi dan mulut pada anak dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.
Setiap orang akan mempunyai 1 set gigi susu (sejumlah 20 buah), dan akan digantikan dengan 1 set gigi tetap (sejumlah 32 buah), yang merupakan gigi terakhir yang akan digunakan seumur hidup.
Gigi susu pertama tumbuh pada usia 6-7 bulan (gigi seri). Gigi susu terakhir akan tumbuh pada usia 2 tahun dan diganti dengan gigi tetap pada periode usia 6-12 tahun.
Gigi susu berguna untuk menuntun tumbuhnya gigi tetap, sebelum gigi susu tersebut tanggal sesuai dengan waktunya. Bila gigi susu tanggal sebelum waktunya, gigi tetap akan tumbuh, namun tidak pada tempatnya dan menyebabkan letak gigi tidak beraturan/menumpuk dengan gigi lainnya. Oleh sebab itu gigi susu juga harus dijaga supaya tidak berlubang.
Pertumbuhan gigi sulung merupakan proses penting dalam pertumbuhan anak. Apabila anak mengalami masalah pada rongga mulut, maka anak akan sulit mencerna makanan. Oleh karena itu, pertumbuhan anak pun akan mengalami gangguan. Selain sebagai fungsi pengunyahan, gigi geligi juga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap fungsi bicara. Kemampuan fonetik atau pelafalan pada anak membutuhkan bantuan dari gigi sulung.
Gigi sulung pun berperan besar dalam fungsi estetika. Saat anak sudah mulai sadar dan memperhatikan penampilan, apabila terdapat kerusakan pada gigi akan mempengaruhi rasa percaya diri anak, sehingga enggan untuk membuka mulut saat berinteraksi dengan teman-teman sebayanya.
Diharapkan dengan adanya pemeriksaan dan penyuluhan ini orang tua lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut anaknya.
Salam sehat
Penulis:
Emmi