Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas Airpura Pendampingan pemberian MPASI dan ASI Eksklusif Ke posyandu Rambutan

13 Jun 2024 12:11:56 WIB 14x dibaca
Puskesmas Airpura Pendampingan pemberian MPASI dan ASI Eksklusif Ke posyandu Rambutan
Puskesmas Airpura Rabu, 12 Juni 2024, Pendampingan pemberian MPASI dan ASI Eksklusif, Ke posyandu Rambutan MPASI adalah makanan pendamping ASI yang diberikan kepada bayi ketika menginjak usia 6 bulan. Di antara usia 6 hingga 23 bulan, ASI dan MPASI dapat mencukupi kebutuhan nutrisi, vitamin, dan mineral yang penting untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan fisik serta fungsi kognitif bayi. Pentingnya pemberian MPASi: 1. Membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak. 2. Mencegah risiko gizi buruk dan obesitas di kemudian hari. 3. Mencegah terjadinya stunting. 4. Menunjang pertumbuhan fisik dan fungsi kognitif.5. Memastikan asupan nutrisi yang seimbang. 6. Mengurangi risiko penyakit yang berkaitan dengan asupan nutrisi. 7. Membantu bayi bertahan hidup di masa krusial pertumbuhan. 8. Mengurangi risiko kematian pada bayi akibat kekurangan nutrisi. Rekomendasi pemberian MPASi: 1. Bayi berusia 6–9 bulan: Mulai mengonsumsi makanan yang dilembutkan dan disaring (puree) dan dilumatkan (mashed) minimal dua kali sehari. 2. Bayi berusia 9–12 bulan: Meningkatkan porsi dan frekuensi asupan makanan yang dicincang halus (minced), cincang kasar (chopped), dan finger foods (makanan yang mudah dipegang, digigit, atau dikunyah) minimal tiga kali sehari. 3. Bayi berusia 12–23 bulan yang sudah tidak minum ASI: Mengonsumsi makanan padat atau semi padat sebanyak 3–4 kali sehari. 4 prinsip pemberian MPASI yang tepat: 1. Tepat waktu. Berikan MPASI secara tepat waktu, yaitu saat ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. 2. Adekuat. Pertimbangkan usia si Kecil, tekstur, frekuensi, porsi, hingga variasi MPASI. Selain itu, kandungan nutrisi dalam MPASI juga harus memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien. 3. Aman dan higienis. Proses persiapan dan pengolahan bahan makanan MPASI sebaiknya menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman serta higienis. 4. Diberikan secara responsif. MPASI diberikan dengan menggunakan metode responsive feeding, yaitu diberikan secara konsisten sambil memperhatikan tanda-tanda lapar dan kenyang yang ditunjukkan oleh bayi. #salam sehat #puskesmasairpurakeren

Penulis: adewahyuni

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.