Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas Inderapura Melakukan Penjaringan HBsAg yg aktif pada bayi di nagari Tluk amplu

11 Mar 2023 15:36:13 WIB 18x dibaca
Puskesmas Inderapura Melakukan Penjaringan HBsAg yg aktif pada bayi di nagari Tluk amplu
Selasa, 28 Agustus 2023 Penjaringan HBsAg yg aktif pada bayi di nagari Tluk amplu Bayi yang terinfeksi virus hepatitis B memiliki risiko lebih dari 90% 95% berkembang menjadi hepatitis B kronik. Sementara yang terinfeksi setelah usia 5 tahun jarang (<5%) mengalami infeksi kronik. Oleh karena itu, transmisi vertikal atau dari orangtua ke anak berkontribusi untuk sekitar 50% dari beban penyakit hepatitis B secara global. Ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B dapat menularkan virus hepatitis B secara vertikal ke bayinya selama masa kehamilan atau persalinan. Untuk memutus rantai penularan hepatitis B maka bayi diberi imunisasi HBIG yang merupakan antibodi dan berfungsi sebagai imunisasi pasif karena sudah dalam bentuk jadi. Pemberian imunisasi HBIG direkomendasikan maksimal 12 jam setelah kelahiran bayi. Pemeriksaan HBsAg dilakukan pada saat bayi berumur 9- 12 bulan menggunakan HBsAg rapid test.

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.