Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PUSKESMAS IV KOTO MUDIK INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING

19 Jun 2024 09:17:02 WIB 20x dibaca
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN  STUNTING
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK SABTU, 15 JUNI 2024 INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu Flamboyan I, Nagari teratak tempatih IV koto mudiek, oleh kepala puskesmas IV koto mudik (Ns.Sukmatal kadipopu rita saif, S.Kep) petugas gizi (Lusiana rahayu nursaf, SKM) bidan desa (yelnila yesi, STr.Keb) Intervensi serentak pencegahan stunting merupakan aksi serentak bersama pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil dan balita secara berkelanjutan.  langkah-langkah dalam rangka implementasi pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting yakni:  1.Memastikan dilakukan pendataan seluruh ibu hamil dan balita yang ada didaerahnya untuk menjadi sasaran. 2.Memastikan seluruh ibu hamil dan balita datang ke posyandu. 3. Memastikan alat antropometri terstandar tersedia di posyandu. 4. Memastikan seluruh kader posyandu memiliki keterampilan dalam penimbangan dan pengukuran antropometri terstandar serta penyuluhan untuk ibu hamil dan balita. 5. Memastikan penimbangan dan pengukuran menggunakan alat antropometri terstandar 6. Memastikan intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi.  7. Memastikan seluruh ibu hamil dan balita diberikan edukasi di posyandu. 8.Memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi (e-PPGBM) dihari yang sama. 9. Memastikan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Intervensi Serentak. 10.Memastikan ketersediaan pembiayaan pelaksanaan intervensi serentak termasuk rujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan.  Tujuan dalam pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting sangat penting untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi serta balita oleh karena itu diharapkan kepada seluruh pihak terkait, pemerintah daerah, petugas puskesmas, bidan desa, kader, masyarakat, catin, ibu hamil, ibu balita dapat berperan dalam kegiatan ini.

Penulis: adewahyuni

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.