Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PUSKESMAS IV KOTO MUDIK PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN SECARA MASSAL CACINGAN (POPM)

18 Aug 2023 09:02:39 WIB 65x dibaca
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN SECARA MASSAL CACINGAN (POPM)
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK RABU, 16 AGUSTUS 2023 PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN SECARA MASSAL CACINGAN (POPM) Kegiatan ini di laksanakn di SD 27 lubuk nyiur dan min 2 pessel oleh petugas puskesmas (Maihaswati dan yolly AMd.Keb) Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing dalam tubuh manusia yang ditularkan melalui tanah. Pemberian Obat Pencegahan Secara Massal Cacingan (POPM) disebut POPM Cacingan merupakan pemberian obat cacing secara serentak kepada semua penduduk sasaran di wilayah berisiko cacingan sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan cacingan. Program Pemberian Obat cacing pada anak adalah salah satu Program Pemerintah yang wajib dilaksanakan. Idealnya pemberian obat cacing dilakukan satu tahun 2 kali, atau enam bulan sekali,” yang bertujuan untuk membebaskan atau menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak usia prasekolah dan anak usia sekolah melalui pemberian obat cacing terintegrasi. Pemberian Obat cacing ini dilaksanakan di Posyandu, PAUD, TK dan SD yang berada diwilayah kerja Puskesmas IV koto mudik Sasaran kegiatan ini yaitu: • Pemberian obat cacing pada anak usia prasekolah (12 – 59 bulan) dilaksanakan di Posyandu. • Pemberian obat cacing pada anak usia 6 – 12 tahun dilaksanakan secara terintegrasi dengan kegiatan UKS. Dosis Pemberian Obat Cacing yaitu : • Obat yang digunakan adalah Albendazol. • Dosis obat anak usia 1 sampai dengan 2 tahun diberikan ½ tablet (200 mg) • 2 sampai dengan 12 tahun diberikan 1 tablet (400 mg) Hindari anak dari sumber penularan cacingan dengan menerapkan prilaku hiduo bersih dan sehat (PHBS). Kesehatan yang baik pada anak akan meningkatkan kualitas hidup anak. Anak-anak yang cacingan akan merasa tidak sehat, tidak aktif, dan tidak bisa menikmati kesehariannya sebagai anak-anak pada umumnya.

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.