PUSKESMAS IV KOTO MUDIK PEMERIKSAAN SHK BAYI
02 Feb 2024
14:52:34 WIB
27x dibaca
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK
Kamis, 1 Februari 2024
PEMERIKSAAN SHK BAYI
Pemeriksaan SHK ini dilakukan pada bayi baru lahir, pemeriksaan di lakukan oleh penanggung jawab KIA anak ( cici karmila, STr.Keb) dan bidan desa (Irsya volastri, AMd.Keb) Nagari Teratak Tempatih.
Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) dilakukan pada bayi usia 48-72 jam, dengan cara mengambil 2-3 tetes darah dari tumit dan diteteskan ke dalam kertas saring, dan selanjutnya diperiksa di laboratorium untuk dikatahui kadar TSH dalam darahya.
Jika hasil laboratorium menunjukkan hasil positif, maka dilakukan pemeriksaan konfirmasi ulang. Dan jika hasil konfirmasi ulang tersebut benar positif, maka akan diterapi sesuai hasil konseling dengan dokter spesialis anak konsultan endrokrin. Terapi sendiri harus segera dimulai sebelum bayi berusia 1 bulan, dan paling optimal jika sebelum usia 2 minggu.
Pengobatan secara dini dapat mencegah kerusakan otak permanen sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi normal. Sedang bila sudah terjadi keterlambatan, pengobatan ditujukan untuk mencegah gangguan yang lebih lanjut dan mengejar ketertinggalan pertumbuhan semaksimal mungkin.
Hipotiroid Kongenital adalah gangguan yang diakibatkan kekurangan hormon tiroid sejak lahir. Kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pada bayi baru lahir, hal ini sama sekali tidak bergejala, sedangkan jika gejala telah muncul maka sudah ada keterlambatan. Karena itu, skrining sedini mungkin pada bayi baru lahir adalah solusi terbaik, walau bayi tidak menunjukkan gejala sama sekali. Dan jika pengobatan dilakukan secara dini, dapat mencegah kerusakan otak permanen sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi normal.
Penulis:
Sherly G