PUSKESMAS IV KOTO MUDIK Rabu, 25 Januari 2023 PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK
25 Jan 2023
20:51:32 WIB
21x dibaca
PUSKESMAS IV KOTO MUDIK
Rabu, 25 Januari 2023
PELAKSANAAN DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) TERINTEGRASI
Kegiatan ini di laksanakan di posyandu mawar IV, Nagari IV koto mudiek di dampingi oleh kepala puskesmas IV koto Mudik (Ns.Sukmatal kadipopu rita saif, S. Kep) Petugas PTM (Cici elva, Amd. Keb) Petugas Labor (Maihaswati) petugas lansia (Rahmi yulita) dan bidan desa (frisilia, AMd. Keb)
Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular adalah salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada Upaya Promotif dan Preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular.
Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat. Skrining Penyakit Tidak Menular terutama penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi ini ditujukan pada kelompok umur 15-59 tahun (usia produktif), karena adanya kecenderungan bahwa penyakit-penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi mulai menyerang usia yang lebih muda (>15 tahun).
Penyakit tidak menular sendiri terjadi karena berbagai faktor, seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pemicu penyakit tidak menular.
Prosedur pelaksanaan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular yaitu : registrasi, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut dan pemeriksaan gula darah. Bagi masyarakat yang didapatkan pemeriksaannya melewati batas normal di sarankan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sasaran yg Datang usia produktif sebanyak 47 orang, Lansia 29 orang, Ditemukan kasus hipertensi 13 orang, Kasus baru DM 2 orang, Gangguan kecemasan 2 orang
Dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan skrining kesehatan minimal satu kali setahun agar dapat mendeteksi secara dini kemungkinan adanya faktor resiko penyakit tidak menular. Karena sesungguhnya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.
Penulis:
Emmi