Kamis, 14 Juli 2022
Pemegang program Diare melakukan pelacakan kasus Diare di Kapeh panji, kubang dan talaok, dengan jumlah sasaran disetiap nagari yang dikunjungi sebanyak 4 orang diwilayah kerja puskesmas koto berapak.
Penyebab terjadinya diare diakibatkan karena mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Pada umumnya, diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian pengidap, diare dapat dialami hingga berminggu-minggu.
Dengan terlaksananya kegiatan ini masyarakat akan tau dan mampu untuk menjaga kebersihan makanannya.
Hingga saat ini penyakit Diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkat tajamnya angka kesakitan diare dari tahun ke tahun. Untuk pencegahan dan meminimalisir peningkatan angka kematian diwilayah kerja puskesmas koto berapak, maka petugas diare bersama bidan desa setempat turun langsung ke rumah2 masyarakat untuk melakukan pelacakan kasus diare dengan tujuan :
1. Diketahuinya situasi epidemiologi dan besarnya masalah penyakit diare di masyarakat wilayah kerja puskesmas koto berapak, sehingga dapat dibuat perencanaan dalam pencegahan, penanggulangan maupun pemberantasannya di semua jenjang pelayanan.
2. Terwujudnya masyarakat yang mengerti, menghayati dan melaksanakan hidup sehat melalui promosi kesehatan kegiatan pencegahan sehingga kesakitan dan kematian karena diare dapat dicegah.
"Ayo cegah diare dan atasi diare dengan tepat dan benar"
Penulis: Emmi