Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas Koto Berapak mengadakan Pertemuan kader,ibu balita dan bumil kek dlm rangka Pemberian PMT

01 Sep 2023 01:37:43 WIB 19x dibaca
Puskesmas Koto Berapak mengadakan Pertemuan kader,ibu balita dan bumil kek dlm rangka Pemberian PMT

Rabu 30 Agustus 2023 Puskesmas Koto Berapak mengadakan Pertemuan kader,ibu balita dan bumil kek dlm rangka Pemberian PMT berbahan pangan lokal yg di buka oleh Kepala UPT Puskesmas Koto Berapak.( Bapak Nofriadi.SKM,MM.) Petugas Gizi,KIA, dan Promkes berkolaborasi dlm acara tersebut Petugas Promkes (Susiana, S.ST dan Santi Agustina, SKM) Melakukan Kegiatan Cegah Stunting yang dihadiri oleh Kader, Ibu Hamil, Ibu Bayi dan Ibu Balita.selama 2 hari berturut(Rabu dan Kamis) Kegiatan ini bertujuang untuk menurunkan angka Stunting yg ada di Wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak, Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang yang menyebabkan anak memiliki postur tubuh pendek atau jauh dari rata-rata anak lain di usianya. Stunting mulai terjadi ketika janin masih dalam kandungan disebabkan oleh asupan makanan ibu selama kehamilan yang kurang bergizi. Akibatnya, gizi yang didapat anak dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran. Stunting pada anak dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak. Khusus kepada ibu hamil dan anak balita harus lebih banyak mengkonsumsi protein hewani agar terhindar dari Stunting. Ibu hamil harus banyak makan. Porsi makan ibu hamil harus lebih banyak dari pada sebelum hamil, kalau biasa makannya 1 potong ikan, saat hamil harus makan 2 potong ikan. Karena janin sangat membutuhkan asupan protein hewani agar anak yang dilahirkan kelak tidak mengalami Stunting. Perkembangan anak sangat ditentukan pada 1000 HPK kehidupan sampai dengan dengan anak berusia 5 tahun, karena pada periode ini, anak mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Telur banyak protein hewani dan asam amino esensial yang sangat bagus bagi perkembangan anak. Protein hewani itu sangat bagus untuk perkembangan balita. Untuk mencegah stunting, anak bisa diberikan dua porsi makanan tinggi protein hewani setiap hari, bisa berupa kombinasi antara telur dan ikan, telur dan ayam atau ikan dan ayam atau daging", Kepada ibu2 Kader harus melihat kembali 10 Program terkaid dgn PHBS. 1.Pertolongan persalinan ditangani oleh Tenaga Kesehatan. 2. Memberi Bayi ASI Ekslusif 3. menimbang bayi dan balita 4.Menggunakan air bersih 5.Mencuci Tangan dgn sabun 6. Mengunakan jamban sehat 7.Membrantas jentik di rumah 8.Makan buah dan sayur 9.Melakukan Aktifitas Fisik setiap hari 10.Tidak merokok di dalam rumah. Upaya ini untuk memberdayakan Anggota Rumah Tangga,agar tau,mau dan mampu melaksanakan PHBS baik terhadap diri maupun berperan aktif dalam kegiatan kesehatan di Masyarakat. #Salamsehat #hckoberbisa #Cegahstunting #ingatpasanmande

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.