Pada tanggal 7 juli 2022,
Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Lumpo Eldila VeviLina, AMKL bersama petugas promkes Kurniawan Okta Satria, SKM dan bidan desa Neci Yulia Putri melaksanakan Pemicuan 5 pilar STBM di Kampung Balai Sinayan Nagari Balai Sinayan Lumpo Kecamatan IV Jurai. Peserta pemicuan terdiri dari 25 warga dan Kader .
Langkah-langkah pemicuan terdiri dari perkenalan fasilitator, penjelasan maksud dan tujuan pemicuan, bina suasana, pemetaan sosial, alur kontaminasi air, puncak pemicuan dan diakhiri dengan pembuatan kontrak sosial. Di akhir kegiatan ada 25 warga yang terpicu dan berencana akan melakukan perubahan prilaku hidup sehat melalui 5 pilar STBM dalam waktu dekat. Sanitarian puskesmas akan mendampingi dan melakukan monitoring kembali terkait Perubahan Prilaku tersebut.
Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah suatu pendekatan partisipatif yang mengajak masyarakat untuk menganalisa kondisi sanitasi mereka melalui suatu proses pemicuan, sehingga masyarakat dapat berpikir dan mengambil tindakan untuk meninggalkan kebiasaan buang air besar mereka yang masih di tempat terbuka dan sembarang tempat. Pendekatan yang dilakukan dalam STBM menimbulkan rasa malu kepada masyarakat tentang kondisi lingkungannya yang buruk dan timbul kesadaran akan kondisi yang sangat tidak bersih dan tidak nyaman. Dari pendekatan ini juga ditimbulkan kesadaran bahwa sanitasi adalah masalah bersama karena dapat berakibat kepada semua masyarakat sehingga pemecahannya juga harus dilakukan dan dipecahkan secara bersama
STBM 5 Pilar merupakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang terdiri dari
1. Stop buang air besar sembarangan
2. Cuci tangan pakai sabun
3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah
tangga
4. Pengamanan sampah rumah tangga
5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga. Masyarakat terlihat antusias dalam melakukan kegiatan simulasi pemicuan STBM 5 pilar ini. Dari hasil pemicuan ini didapatkan bahwa masih ada beberapa masyarakat Dusun Kurahan 2 yang belum mengelola limbah rumah tangga dengan baik. Beberapa masyarakat tersebut masih membuang limbah cair rumah tangga di tempat terbuka seperti di sungai. Masyarakat yang terindikasi belum mengelola limbah rumah tangga dengan baik mengungkapkan akan segera memperbaiki pengelolaan limbah rumah tangga dengan menyediakan tempat pembuangan limbah yang tertutup. Dalam acara ini, semua yg hadir bersedia untuk mendukung dan menerapkan progam STBM 5 pilar di Kampung Barangan Nagari Ampang Tareh Lumpo.
Penulis: Emmi