PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI RUMAH PASIEN DEMAM BERDARAH NAGARI TALANG BELARIK TAPAN DAN TALANG KOTOPULAI TAPAN
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan terus bertambah. Kasus terjadi sejak dua bulan terakhir. Hingga bulan juli 2022 kasus DBD sudah mencapai 12 orang pasien Positif DBD
Dengan adanya perubahan musim dan kebersihan lingkungan yang belum terjaga sehingga meningkatkan kejadian kasus Demam Berdarah Dengue di persisir selatan.
Menindaklanjuti informasi laporan dari RSUD Tapan yang menyatakan 2 orang pasien Demam Berdarah Dengue. Pasien a/n Mardek alamat Talang belarik tapan dan pasien a/n yusra beralamat Talang Kotopulai Tapan. Tim DBD Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan atau yang biasa disebut Puskesmas Rahul langsung tanggap untuk melakukan Penelitian Epidemiologi (PE) dirumah pasien. Tim ini terdiri dari Petugas DBD (Hesti Wima Putri,Amd.Keb)Petugas program Kesling (Arnadi,SKM) bersama warga sekitar melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) jentik juga dilakukan pada rumah disekitar kejadian dengan jarak 100 M.
Setelah di lakukan PE sekitar rumah pasien Mardek ditemukan 3 rumah ada sumber jentik nyamuk DBD Dan di rumah pasien yusra di temukan 2 rumah terdapat jentik nyamuk.
Jentik nyamuk banyak d temukan didalam pot bekas dan ember bekas yang banyak genangan air, parit belakang rumah, dan banyak terdapat sampah disektiar rumah warga.
"Hasil PE tersebut telah disampaikan kepada pihak wali Nagari Talang Belarik Tapan dan Talang Kotopulai Tapan". (ungkap Arnadi petugas Kesling).
Upaya sementara yang bisa dilakukan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk DBD melalui upaya 3M Plus kemudian menggerakkan masyarakat bersama membersihkan lingkungan sekitar rumah untuk memberantas sarang nyamuk.
Promkes Rahul: selasa, 12/07/22
Penulis: Emmi