PETUGAS PUSKESMAS RAHUL KUNJUNGI RUMAH PASIEN DEMAM BERDARAH NAGARI LIMAU PURUT TAPAN
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan terus bertambah. Kasus terjadi sejak dua bulan terakhir. Hingga bulan juli 2022 kasus DBD sudah mencapai 9 orang pasien Positif DBD
Dengan adanya perubahan musim dan kebersihan lingkungan yang belum terjaga sehingga meningkatkan kejadian kasus Demam Berdarah Dengue di persisir selatan.
Menindaklanjuti informasi laporan dari RSUD Tapan yang menyatakan 1 orang pasien Demam Berdarah Dengue. Pasien a/n Santoso alamat limau purut tapan. Tim Surveilens Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan atau yang biasa disebut Puskesmas Rahul langsung tanggap untuk melakukan Penelitian Epidemiologi (PE) dirumah pasien. Tim Surveilens ini terdiri dari Petugas Surveilens (Adek sukhendra, SKM)Petugas program DBD (Hesti Wima Putri,Amd.Keb), petugas Kesehatan Lingkungan (Rahmi Haldina, A.Md.Kl), petugas Promosi Kesehatan (Arnadi,SKM) bersama warga sekitar melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) jentik juga dilakukan pada rumah disekitar kejadian dengan jarak 100 M.
Setelah di lakukan PE sekitar rumah pasien Santoso ditemukan 3 rumah ada sumber jentik nyamuk DBD.
Jentik nyamuk bnyak d temukan didalam bak mandi dan ember bekas yang banyak genangan air, parit belakang rumah, dan banyak terdapat sampah disektiar rumah warga.
"Hasil PE tersebut telah disampaikan kepada pihak wali Nagari Limau purut Tapan". (ungkap Arnadi petugas Promkes).
Upaya sementara yang bisa dilakukan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk DBD melalui upaya 3M Plus kemudian menggerakkan masyarakat bersama membersihkan lingkungan sekitar rumah untuk memberantas sarang nyamuk.
Promkes Rahul: Rabu, 06/07/22
Penulis: Emmi