Puskesmas Rahul TAPAN Kunjungi Pasien Demam Berdarah
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan terus bertambah. Kasus ini kian hari semakin meningkat. Hingga bulan Agustus 2022 kasus DBD sudah mencapai 19 orang pasien Positif DBD.
Dengan adanya perubahan musim dan kebersihan lingkungan yang belum terjaga sehingga meningkatkan kejadian kasus Demam Berdarah Dengue di persisir selatan.
Menindaklanjuti informasi laporan dari RSUD Tapan yang menyatakan 1 orang pasien Demam Berdarah Dengue. Pasien a/n Jafriadi beralamat di nagari Limau Purut Tapan. Tim DBD Puskesmas Ranah Ampek Hulu Tapan atau yang biasa disebut Puskesmas Rahul langsung tanggap untuk melakukan Penelitian Epidemiologi (PE) dirumah pasien. Tim ini terdiri dari Petugas DBD (Hesti Wima Putri,Amd.Keb)Petugas Survailens (Adek Sukhendra, SKM)Petugas program Kesling (Arnadi,SKM dan Ronaldi Febrian, SKM) bersama warga sekitar melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) jentik juga dilakukan pada rumah disekitar kejadian dengan jarak 100 M.
Setelah di lakukan PE sekitar rumah pasien Jafriadi ditemukan 2 rumah ada sumber jentik nyamuk DBD.Jentik nyamuk banyak ditemukan didalam pot bekas dan ember bekas yang banyak genangan air, dan banyak terdapat sampah disektiar rumah warga. Nagari ini termasuk daerah pegunungan dan lingkungan cendrung dingin.
Upaya yang dilakukan untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk DBD melalui upaya 3M Plus kemudian menggerakkan masyarakat bersama membersihkan lingkungan sekitar rumah untuk memberantas sarang nyamuk telah disampaikan kepada pihak nagari dan masyarakat namun DBD masih terus bertambah di nagari ini. Diperlukan upaya yang lebih kusus sebagai upaya pencegahan penyebaran DBD.
Promkes Rahul: selasa, 02/08/22
Penulis: Emmi