Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas Surantih dan Bides sei sirah lakukan Advokasi kpd seknag Surantih utk menindak lanjuti mas

04 Oct 2022 20:19:52 WIB 42x dibaca
Puskesmas Surantih dan Bides sei sirah lakukan Advokasi kpd seknag Surantih utk menindak lanjuti mas
Kepala Puskesmas Surantih dan Bides sei sirah lakukan Advokasi kpd seknag Surantih utk menindak lanjuti masalah Balita kekurangan gizi Selasa tgl 4 oktober 2022 Balita kekurangan gizi karna sibalita jarang ke posyandu tambah keadaan ekonomi yg tdk mampu dan prilaku ibu kurang mendukung utk pertumbuhan dan perkembangan Balita serta sanitasi yg jelek Balita gizi buruk atau malnutrisi adalah kondisi ketika anak tidak menerima nutrien, mineral, dan kalori yang cukup untuk membantu perkembangan organ vital. Gizi buruk akan berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan anak. Dalam hal ini, kelebihan asupan nutrisi juga menyebabkan balita gizi buruk. Karena itulah penting untuk menjalankan diet gizi seimbang untuk menjaga kadar nutrien yang cukup di dalam tubuh. Berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab balita gizi buruk: Kurang makan: Kurangnya asupan makanan bisa memicu kekurangan nutrien yang penting hingga berujung pada gizi buruk. Makan tidak teratur: Makan secara tidak teratur bisa memicu masalah pencernaan dan malnutrisi. Gangguan pencernaan: Beberapa anak mungkin mengalami gangguan pencernaan, seperti penyakit Crohn’s, yang membatasi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrien meski mengonsumsi makanan sehat. Kurang ASI: Air susu ibu bagi anak yang baru lahir sangat penting karena mengandung nutrien penting. Kurangnya ASI berisiko menyebabkan bayi gizi buruk. Kurang aktivitas: Pencernaan tidak akan berjalan lancar jika anak kurang beraktivitas hingga memicu malnutrisi. Fasilitas layanan dasar buruk: Sejumlah layanan dasar, misalnya sanitasi, yang buruk juga bisa memicu masalah gizi.

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.