Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Puskesmas tanjung makmur melakukan kegiatan fogingg di nagari sungai Sirah dan nagari sungai serik

06 Feb 2024 12:08:43 WIB 26x dibaca
Puskesmas tanjung makmur melakukan kegiatan fogingg di nagari sungai Sirah dan nagari sungai serik
Silaut,05 februari 2024 Puskesmas tanjung makmur melakukan kegiatan fogingg yang di lakukan dari rumah warga di nagari silaut , nagari sungai Sirah dan nagari sungai serik Di damping staf puskesmas tanjung makmur dan bidan desa ibuk listia Ningsih AMD.keb dan ibuk deka mailiasari AMD.keb ,ibuk Andriani Lusiana AMD.keb dan di dampingi oleh bapak wali nagari dan kepala desa PENGASAPAN (FOGGING FOCUS DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD) Pelaksanaan Pengasapan (Fogging) dalam rangka menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Yang di adakan bulan februari tahun 2024 Dinas Kesehatan telah melaksanakan fogging di nagari silaut dan nagari sungai Sirah . Adapun pelaksanaan fogging telah memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu. Fogging tidak bisa dilakukan sembarangan, tapi harus berdasarkan laporan kasus Demam Berdarah Dengue yang diperoleh dari puskesmas tanjung makmur Kegiatan Pengasapan (Fogging) ini dilakukan dengan fogging focus,yakni pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu. Fogging pun hanya bisa dilakukan jika di sebuah daerah ditemukan kasus DBD. Kalau ditemukan kasus, petugas akan melakukan penyelidikan epidemologi di lokasi dengan radius 100 meter. Karena nyamuk hanya bisa terbang maksimal 100 meter. Fogging juga akan dilakukan jika ditemukan angka bebas jentik di wilayah tersebut kurang dari 95 persen dan telah terjadi penularan penyakit DBD dari satu orang ke orang lain. Sebagai catatan, pemerintah melarang melakukan fogging focus terlalu sering karena dapat menimbulkan resistensi vektor (nyamuk yang menularkan penyakit) terhadap insektisida, pencemaran lingkungan, dan keracunan insektisida pada penduduk. Apabila hasil penyelidikan epidemologi di sebuah daerah belum memenuhi kriteria tersebut, fogging focus tidak akan dilakukan. Puskesmas akan menindaklanjuti dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), pemberian abate dan penyuluhan. Dinas Kesehatan melaksanakan fogging untuk menekan dan mencegah penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue).Dalam pelaksanaan kegiatan fogging Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas, wali nagari dan Kepala Desa.Kegiatan fogging dibarengi dengan gotong royong massal berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias. kegiatan untuk pencegahan dan pemberantasan penyakit menular DBD, diantaranya adalah pemeriksaan jentik nyamuk dengan melibatkan masyarakat melalui kegiatan Barisan Muda Pemantau Jentik (BAMU PETIK), sosialisasi DBD. Masyarakat sangat mengharapkan kegiatan ini dapat terlaksana secara rutin dan berkesinambungan, sehingga penyebaran DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dapat dicegah penularannya.

Penulis: Sherly G

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.