Puskesmas Tj. Makmur laksanakan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) di Nagari Durian Seribu Kecama
10 Oct 2022
15:06:26 WIB
62x dibaca
Senin, 10 Oktober 2022.
Penanggung Jawab Promkes dan Penanggung Jawab PTM Puskesmas Tanjung Makmur Kecamatan Silaut berkolaborasi dalam pelaksanaan Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) di Nagari Durian Seribu Kecamatan Silaut. Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular adalah salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada Upaya Promotif dan Preventif dala-m pengendalian Penyakit Tidak Menular. Penyakit Tidak Menular menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat. Skrining Penyakit Tidak Menular terutama penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi ini ditujukan pada kelompok umur 15-59 tahun (usia produktif), karena adanya kecenderungan bahwa penyakit-penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi mulai menyerang usia yang lebih muda (>15 tahun).
Registrasi Peserta Skrining
Srining Penyakit Tidak Menular yang dilakukan di Posbindu PTM belum dapat menjangkau semua masyarakat usia produktif, karena selama ini pelaksanaannya dilakukan pada pukul 8.00-12.00 WIB dimana pada saat itu sebagian besar usia produktif masih melakukan aktifitas bekerja/sekolah. Hal ini mendorong penanggung jawab Promkes dan ptm puskesmas Tanjung Makmur Kecamatan Silaut melaksanakan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular secara langsung dengan mengunjungi kantor-kantor nagari yang ada di Kecamatan Silaut yang dilaksanakan pada pagi ini. Rencananya Total nagari yang dikunjungi sebanyak 10 nagari dan jumlah masyarakat yang diperiksa tidak dibatasi.
Pengukuran Lingkar Perut dan pengukuran tekanan darah
adalah prosedur pelaksanaan Skrining Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular meliputi :seperti registrasi, pengukuran tekanan darah, tinggi badan ,lingkar perut dan pemeriksaan gula darah. Bagi masyarakat yang didapatkan pemeriksaannya melewati batas normal di sarankan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin melakukan skrining kesehatan minimal satu kali setahun agar dapat mendeteksi secara dini kemungkinan adanya faktor resiko penyakit tidak menular. Karena sesungguhnya mencegah itu lebih baik dari pada mengobati.
Demikian Promkes Tanjung Makmur melaporkan dari Kecamatan Silaut.
Penulis:
Emmi