Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

PUSK.LUMPO LAKUKAN PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK CATIN (CALON PENGANTIN) DI KANTOR KUA KECAM

04 Oct 2022 17:45:14 WIB 27x dibaca
PUSK.LUMPO LAKUKAN PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK CATIN (CALON PENGANTIN) DI KANTOR KUA KECAM
Selasa, 04 Oktober 2022 PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK CATIN (CALON PENGANTIN) DI KANTOR KUA KECAMATAN IV JURAI Kegiatan ini berupa bimbingan perkawinan dengan materi kesehatan reproduksi bagi catin (calon pengantin) di kantor urusan agama (KUA) kecamatan IV jurai, penyuluhan ini di lakukan oleh penanggung jawab surveilans resi bismaya sari, STr.Keb dan amalya putri dwi handani, Amd.Keb. Catin (calon pengantin) yang hadir sebanyak 12 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan bagi calon pengantin, sehingga siap dan sehat bagi calon ibu dan anak dalam membina rumah tangga dengan melahirkan generasi yang lebih cemerlang dimasa yang akan datang. Reproduksi berasal dari kata re yang berarti kembali dan produksi yang memiliki arti membuat atau menghasilkan, jadi reproduksi mempunyai arti suatu proses kehidupan manusia dalam menghasilkan keturunan demi kelestarian hidup. Kesehatan Reproduksi (kespro) adalah Keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan fungsi, peran & sistem reproduksi (Mengutip dari; Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan, 1994) EDUKASI mengenai Kesehatan Reproduksi (Kespro) sangat penting diberikan pada calon pengantin (Catin) khusunya pasangan yang akan menikah. Pasalnya, jika pengetahuan seperti ini belum diperoleh, dikhawatirkan akan terjadi hal negatif. Misalnya, seperti pernikahan dini bahkan melahirkan sebelum tepat usia. Kehidupan pernikahan yang bahagia dan mempunyai keturunan yang sehat, cerdas adalah dambaan setiap orang. Akan tetapi tak jarang banyak permasalahan yang timbul dalam pernikahan, salah satunya masalah Kesehatan. Sebagai contoh adalah masalah infertilitas , kehamilan berisiko, bayi lahir tidak sehat, keguguran, dll. Oleh karena itu sangat penting sebelum pernikahan untuk mempersiapkan Kesehatan reproduksi kita. Beberapa persiapan pranikah yang terkait dengan Kesehatan reproduksi adalah: 1. Pemeriksaan Kesehatan Pemeriksaan Kesehatan ini dilakukan idealnya adalah 3 bulan sebelum tanggal pernikahan. Manfaatnya untuk : Mengetahui status kesehatan calon pengantin (catin) Memberikan waktu pengobatan apabila ditemukan masalah kesehatan Mencegah penularan penyakit kepada pasangan Mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sehat Mempersiapkan kehamilan dan menghasilkan keturunan yang sehat dan berkualitas Pada saat pemeriksaan calon pengantin akan diberikan pertanyaan tentang keluhan Kesehatan yang sedang alami, riwayat Kesehatan, dan deteksi dini adanya masalah kejiwaan. Kemudian catin akan dilakukan pengukuran tekanan darah, Berat badan, Tinggi badan, Lingkar lengan atas (LILA), tanda- tanda anemia, pemeriksaan darah rutin ( Hemoglobin, golongan darah dan rhesus), pemeriksaan urin rutin, dan pemeriksaan lain atas indikasi medis seperti gula darah, IMS, HIV, malaria, thalassemia, Hepatitis B, TORCH. Dan selanjutnya akan diberikan KIE dan konseling Kesehatan reproduksi, pemberian tablet dambah darah, skrining dan imunisasi TT , serta pengobatan sesuai permasalahan Kesehatan 2. Persiapan gizi Persiapan gizi perlu dilakukan sebelum menikah, ini berkaitan dengan persiapan kehamilan, dimana proses kehamilan membutuhkan cadangan nutrisi dari ibu. Persiapan gizi meliputi penentuan status gizi dan pemenuhan gizi seimbang. Status gizi ditentukan dengan pengukuran Indek Massa Tubuh (IMT) serta pengukuran Lingkar Lengan atas bagi catin perempuan. Catin perlu mengkonsumsi lima kelompok pangan dengan seimbang. Kelima kelompok pangan itu adalah makanan pokok, sayuran, lauk pauk, buah-buahan dan minuman. Proporsi setiap kali makan digambarkan melalui gambar berikut: Selain itu upayakan untuk minum air putih kurang lebih 8 gelas/ hari, hindari terlalu banyak minum teh/ kopi 3. Imunisasi tetanus Imunisasi tetanus diperlukan untuk melindungi ibu dan bayi dari penyakit tetanus. Sebelum pemberian imunisasi tetanus akan dilakukan screening imunisasi tetanus apakah sudah mendapat 5 kali imunisasi/ belum, apabila belum, maka catin perempuan harus melengkapinya di Puskesmas. 4. Menjaga Kesehatan organ reproduksi Usahakan organ kemaluan dalam kondisi kering, setelah BAB/BAK lap dengan menggunakan tissue/ handuk yang lembut, kering, bersih, hal ini untuk menghidari timbulnya jamur diarea kemaluan Memakai celana dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat/ katun Pakaian dalam diganti minimal 2 kali dalam sehari Bagi perempuan, sesudah buang air kecil, membersihkan alat kelamin sebaiknya dilakukan dari arah depan menuju belakang agar kuman yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam organ reproduksi. Pada saat haid , seringlah mengganti pembalut paling lama setiap 4 jam sekali Bagi laki-laki, dianjurkan untuk dikhitan atau disunat agar mencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual serta menurunkan risiko kanker penis. 5. Menjaga Kesehatan jiwa Sebelum menikah, calon pengantin harus mempersiapkan mental. Karena pada saat pernikahan akan banyak terjadi penyesuaian terhadap karakter pasangan, penyesuaian peran, ekonomi dan sosial. Oleh karena itu sangat penting bagi catin untuk menjaga kesehatan jiwanya sebelum menikah. Salam sehat......

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.