Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Rapat koordinasi percepatan ODF di kecamatan Bayang.

30 Jun 2022 22:15:17 WIB 37x dibaca
Rapat koordinasi percepatan ODF di kecamatan Bayang.

Rapat koordinasi percepatan ODF di kecamatan Bayang.
Rabu, 29 Juni 2022

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan (BAB), Pembuangan tinja ( kotoran manusia) yg tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini dilakukan rapat koordinasi yg dihadiri dari sekretaris DPMDKB bapak Adri Sutan Marajo , juga dari BAPPEDA bapak Dayat, Kabid kesmas Dinas Kesehatan ibuk Fitria Nibras , forum kabupaten sehat Buya apprinal, acara di buka oleh bapak camat yg juga dihadiri Danramil, Kapolsek, kepala Puskesmas PasarBaru , kepala Puskesmas Koto Berapak  dan bapak wali nagari se kecamatan bayang untuk menuju kabupaten pesisir Selatan ODF.

Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas.
Sedangkan Desa /Kelurahan ODF adalah desa/kelurahan yg 100% masyarakat nya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait pilar 1 dari 5 pilar sanitasi total berbasis masyarakat ( STBM).
Masyarakat Desa atau nagari/Kelurahan dikatakan telah ODF jika:
1. Semua masyarakat telah buang air besar    (BAB) hanya di jamban dan pembuangan tinja/kotoran bayi hanya ke jamban ( WC).
2. Tidak terlihat tinja ( kotoran manusia) manusia dilingkungan sekitar.
3. Tidak ada bau tidak sedap akibat pembuangan tinja.
4. Ada peningkatan kualitas jamban yg ada supaya semua menuju jamban sehat.
5. Adanya mekanisme monitoring peningkatan kualitas jamban
6. Adanya penerapan sanksi, peraturan atau upaya lain oleh masyarakat untuk mencegah kejadian BAB di sembarang tempat.
7. Adanya mekanisme monitoring umum yg dibuat masyarakat untuk mencapai 100% KK mempunyai jamban sehat.
8. Disekolah yg terdapat komunikasi tsb, telah tersedia sarana jamban dan tempat cuci tangan  ( dg sabun) yg digunakan murid murid pada jam sekolah.
9.Analisa kekuatan kelembagaan di kabupaten menjadi sangat penting untuk menciptakan kelembagaan dan mekanisme pelaksanaan kegiatan yg efektif dan efisien sehingga tujuan ODF dapat tercapai.
 
Dalam rakor tsb bertujuan untuk membangun  komitmen dalam rangka percepatan menuju nagari dan kecamatan ODF.
Cegah Stunting itu penting dg menggunakan jamban sehat.
Salam Sehat Bugar Produktif ????

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.