Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Rembuk Stunting di Nagari Lakitan Timur di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang.

25 Aug 2025 14:58:47 WIB 11x dibaca
Rembuk Stunting di Nagari Lakitan Timur di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang.
Kegiatan Rembuk Stunting di Kantor Wali Nagari Lakitan Timur, yg dihadiri oleh Wali nagari dan perangkat, pendamping nagari, Kua, Kepala Puskesmas, Pet.Gizi, bidan Desa, Bamus, dan korlab KB yg ada di wilker kerja nagari Lakitan Timur, kader, dan masyarakat. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang diakibatkan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting menjadi salah satu faktor penyebab tinggi anak terhambat, sehingga lebih pendek dibanding anak-anak seusianya. Saat ini persoalan stunting mendapat perhatian yang cukup serius dari pemerintah pusat. Hal ini disebabkan karena banyaknya ditemukan anak yang tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usianya. Salah satu fokus Nagari/ Desa/Kelurahan dalam satu wilayah Kecamatan. saat ini adalah percepatan penurunan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu pemerintah daerah, terus berupaya mendukung program stunting dalam rangka penurunan prevelasi stunting ini. Nagari selalu mengingatkan terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam penurunan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Dan nagari memberikan pembelajaran kepada kader-kader yang berperan penting dalam pergerakan posyandu supaya diharapkan mempunyai pengetahuan yang baik dan motivasi yang tinggi dalam upaya penurunan stunting.

Penulis: myarsih icit

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.