Screnning uks Dan pendistribusian tablet tambah darah di MAN 1 pessel.
Oleh dokter Aci Saspita Reni, buk Darmainis, buk Enggri Yani dan buk Yulia Dela
Painan-Upaya pemberian tablet zat besi ke sekolah-sekolah untuk remaja putri ini dilakukan untuk meminimalisiasi perempuan usia muda mengalami anemia. Jika seorang remaja putri menderita anemia dan kemudian hamil maka akan berpotensi melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR). Hal ini disebakan karena kurangnya supply oksigen dan makanan ke janin selama masa kehamilan.
Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya hal tersebut maka Puskesmas Koto Berapak memberikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri kepada MAN 1 Pessel.
Sasarannya adalah seluruh remaja putri ( rematri ) usia 12 – 18 th (kelas, 7, 8, 9, 10, 11 dan 12). Tablet Fe yang sudah didistribusikan oleh Puskesmas ke sekolah, akan diberikan ke remaja putri di sekolah tersebut dan mengkonsumsinya dihadapan guru / walikelas masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa remaja putri itu benar-benar mengkonsumsi tablet Fe. Dosis yang diberikan adalah setiap orang mendapat 1 tablet per minggu selama setahun dan dipantau setiap sebulan sekali oleh Petugas Puskesmas.
"Diharapkan dengan adanya program pemberian tablet tambah darah pada remaja putri ini dapat menurunkan gejala anemia pada remaja putri sehingga mereka dapat memiliki kesehatan yang optimal menjelang kehamilan" Ungkap dokter Aci Saspita Reni
"Semoga dengan rutin meminum tablet tambah darah ditunjang pemberian nutrisi yang baik, remaja putri di wilayah kerja Puskesmas kami menjadi remaja yang lebih sehat" tutup dokter Aci.
Penulis: Hendri