Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

SD 14 Nagari Kapeh Panji Wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak lakukan Demo CPTS

01 Sep 2021 18:26:30 WIB 120x dibaca
SD 14 Nagari Kapeh Panji Wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak lakukan Demo CPTS

Painan-Memperkenalkan dunia kesehatan pada anak-anak di sekolah, seyogyanya tidak terlalu susah karena pada umumnya tiap sekolah sudah memiliki Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Pengertian UKS adalah usaha untuk membina dan mengembangkan kebiasaan serta perilaku hidup sehat pada peserta didik usia sekolah yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 pasal 79 tentang Kesehatan, ditegaskan bahwa ”Kesehatan Sekolah” diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan setinggi-tingginya sehingga diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

UKS bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik dan menyiptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.

Ruang lingkup dan tujuan UKS tidak lain mengarah pada praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah. Karena terdiri dari sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran.Sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

Dalam upaya menanamkan nilai PHBS pada anak sekolah Apriyanto Tenaga Nusantara Sehat yang ditempatkan oleh Kementerian Kesehatan RI di Puskesmas Koto Berapak lakukan penyuluhan PHBS dan demo Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) bersama sejumlah 84 orang siswa kelas 1 - 6 SD 14 Nagari Kapeh Panji Wilayah Kerja Puskesmas Koto Berapak. (25/08/2021)

Menurut Apriyanto bahwa sebagai tenaga kesehatan kita Jangan pernah bosan untuk mengajak hidup bersih dan sehat dan demo CPTS.

Lanjut Apriyanto "Salah satu perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah adalah mencuci tangan. Mencuci tangan adalah kegiatan yang mudah, murah, namun sangat efektif dalam mencegah persebaran kuman maupun virus termasuk virus covid 19 yang saat ini sedang mewabah didaerah kita. Namun, anak-anak mungkin membutuhkan masa adaptasi agar dapat melakukan kebiasaan ini secara rutin. Dalam PHBS di sekolah, anak harus diajarkan cara mencuci tangan yang benar. Terdapat lima langkah cuci tangan yang benar, yaitu membasahi tangan dengan air mengalir, menggunakan sabun, menggosok telapak dan punggung tangan (termasuk sela-sela jari), membilas dengan air mengalir, dan mengeringkannya.

"Guru di sekolah bisa membuat kegiatan cuci tangan anak lebih menyenangkan dengan bernyanyi lagu pendek saat melakukannya. Idealnya, cuci tangan dilakukan sekurang-kurangnya selama 20 detik. Ingatkan anak untuk selalu mencuci tangan dalam kondisi tertentu, seperti setelah menggunakan toilet, sebelum dan setelah makan, setelah bermain di luar, maupun setelah batuk atau bersin.Sekolah harus selalu menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun untuk memaksimalkan pelaksanaan PHBS di sekolah. Jika tidak, anak bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%" Pungkas tenaga NS satu ini.

Penulis: Hendri

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.