Sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) Balai Penyuluh KB Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan
01 Aug 2025
09:30:17 WIB
11x dibaca
kegiatan Sosialisasi dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) Balai Penyuluh KB Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan bertempat di Aula Pertemuan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Pada kegiatan ini, dihadiri langsung oleh Camat Basa Ampek Balai Tapan,Tim KB Kabupaten Pesisir Selatan,Ketua TP.PKK Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan ( diwakili ), Plt. Kepala UPT Puskesmas Tapan bersama Kasubag TU,Ketua TP.PKK Nagari Se Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan bersama jajarannya dan Juga di hadiri oleh Mahasiswa KKN UNAND.
Kemudian Sambutan dan arahan oleh Bapak Camat Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan,Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk melaksanakan program ini dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesehatan anak-anak dan balita di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan ” ungkap Bapak Camat.
Kemudian Sambutan di lanjutkan dari Tim KB Kabupaten.
Pada kegiatan ini narasumber memaparkan materi tentang karakter wilayah, karakteristik Kesehatan di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, serta kondisi gizi balita di wilayah tersebut oleh Petugas Gizi Puskesmas Tapan yang tidak lain Kasubag Tu,Suharti,S.Gz.
Materi kedua menyajikan contoh menu DAHSAT yang menarik bagi anak-anak dan balita serta pentingnya mengenalkan tekstur makanan yang tepat. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam perjalanan menuju masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, yg berdampak pada kegagalan pertumbuhan anak, dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. Masalah kekurangan gizi kronis adalah masalah yg sangat kompleks di masyarakat sehingga sangat membutuhkan peran lintas sektor terkait termasuk Tim Penggerak PKK Kecamatan sampai ke tingkat Nagari.
Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk mendukung jalannya program pembangunan pemerintah daerah sangat penting. PKK bisa menjadi garda depan dalam mensosialisasikan kegiatan pembangunan dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam masyarakat. Penanganan stunting karena kurangnya asupan gizi akut disebut merupakan program prioritas nasional yang harus didukung turut disukseskan di daerah.
Penulis:
myarsih icit