Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

SOSIALISI IMUNISASI PCV (PNEUMOCOCCAL CONJUGATE VACCINE) DI NAGARI AMPUAN UPT PUSKESMAS LUMPO

11 Jan 2023 05:21:41 WIB 47x dibaca
SOSIALISI IMUNISASI PCV (PNEUMOCOCCAL CONJUGATE VACCINE) DI NAGARI AMPUAN UPT PUSKESMAS LUMPO
Lumpo, 10 Januari 2023 SOSIALISI IMUNISASI PCV (PNEUMOCOCCAL CONJUGATE VACCINE) DI NAGARI AMPUAN WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LUMPO Penyuluhan imunisasi PCV (PNEUMOCOCCAL CONJUGATE VACCINE) yang dilakukan bertujuan untuk mencegah terkena penyakit pneumonia pada anak balita pada hari selasa tgl 10 januari 2023 di posyandu asoka II nagari ampuan. Petugas yang melakukan penyuluhan adalah panda rila nusa putri, STr.Keb. APA ITU PNEUMONIA Pneumonia adalah : infeksi akut yang mengenai jaringan paru - paru (alveoli) dan salah satu penyakit menular yang merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak di dunia. Penyakit ini dapat diobati jika terdiagnosa sedini mungkin serta dapat dicegah dengan imunisasi. Ini terbukti di negara-negara dimana imunisasi Pneumokokus Konyugasi atau PCV merupakan bagian dari program imunisasi rutin. Badan kesehatan dunia (who) menyatakan bahwa pneumonia merupakan penyebab kematian no. 1 didunia dan berkontribusi terhadap 15% kematian pada anak balita. Dan di indonesia, pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian terbesar bayi dan anak balita menurut riskesdas 2013. Untuk itu, WHO merekomendasikan agar PCV masuk dalam program imunisasi rutin bagi anak di seluruh dunia. Imunisasi PCV akan memberikan perlindungan yang efektif untuk bayi dan anak-anak terhadap penyakit pneumonia atau radang paru akibat infeksi bakteri pneumokokus. Apa penyebab pneumonia? Penyebab terbanyak pneumonia adalah bakteri streptococcos pneumoniae atau yang sering disebut pneumokokus. Bakteri ini bisa hidup di rongga hidung dan tenggorokan siapa saja, terutama anak-anak. Seseorang yang di dalam hidung dan tenggorokannya mengandung bakteri ini, tapi tidak menderita sakit disebut dengan (karier) Bagaimana penularan pneumonia? Penularan pneumonia melaluo percika (droplet) ketika batuk atau bersin. Apa saja gejala pneumonia? 1. Demam 2. Batuk 3. Kesukaran bernafas atau sesak nafas yang ditandai dengan nafas cepat atau tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam (TDDK) Apa saja faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena pneumonia? 1. Tidak mendapatka imunisasi lengkap 2. Tidak mendapatkan ASI ekslusif 3. Gizi buruk 4. Populasi udara dalam ruangan (asap rokok) 5. Berat badan lahir rendah (bblr) 6. Rumah kurang ventilasi 7. Kepadatan penghuni rumah 8. Umur (balita dan lansia) lebih rentan Bagaimana caranya agar dapat terlindung dari pneumonia? Upaya utama untuk melindungi anak dari pneumonia adalah dengan pemberian imunisasi untuk memberikan kekebalan kepada bayi dan anak, untuk mendapatkan perlindungan yang optimal harus juga dilakukan upaya menjauhkan anak dari penderita batuk, memberikan asi ekslusif, asupan gizi yang baik, cuci tangan pakai sabun dan air bersih, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dan ventilasi yang cukup. IMUNISASI apa saja yang diberikan untuk melindungi anak dari pneumonia? 1. Imunisasi pneumokokus konyugasi atau PVC (pneumococcal conjugate vaccine) untuk mencegah pneumonia yang disebabkan oleh pneumokokus. 2. Imunisasi DPT-HB-Hib untuk mencegah penyakit pneumonia yang disebabkan oleh haemophilus influenza tipe b (Hib) Apa yang dimaksud dengan IMUNISASI PCV? Imunisasi PCV adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah penyakit pneumonia yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus. Selain mencegah pneumonia , imunisasi PCV juga dapat mencegah penyakit radang selaput otak (meningitis) dan radang telinga (otitis) yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus yang sama. Pemberian imunisasi PCV sangat penting bagi anak-anak Indonesia. Sebab, pneumonia merupakan penyakit infeksi yang sangat endemis serta penyebab utama kematian pada bayi dan balita di dunia. Di Indonesia, sekitar 14,5% kematian pada bayi dan 5% kematian pada balita setiap tahunnya disebabkan karena Pneumonia Kementerian Kesehatan meluncurkan secara nasional Imunisasi PCV. Pemberian vaksinasi PCV ini sangat penting karena telah terbukti mampu menurunkan pneumonia secara drastis. Karena, pneumonia ini bisa menyebabkan kematian pada anak dan balita. Melihat manfaatnya yang besar, Menkes berharap pemberian imunisasi PCV tidak hanya menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia, namun juga dapat mencegah anak terkena Stunting. Sebab, pneumonia tidak hanya menyebabkan radang paru namun juga menganggu gizi penderitanya. β€œInfeksi ini menyebabkan banyak balita terganggu kesehatan gizinya jadi menyebabkan Stunting. Selain menurunkan angka kematian bayi, menurunkan angka kematian balita. Pemberian imunisasi PCV diharapkan dapat menurunkan angka Stunting,” harap Menkes. Pelayanan imunisasi PCV ini dilakukan di posyandu, puskesmas maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti rumah sakit, klinik, praktik mandiri dokter, praktik mandiri bidan, dan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan lainnya yang memberikan layanan imunisasi. lmunisasi PCV diberikan sebanyak 3 dosis. Dosis pertama pada usia 2 bulan, dosis kedua usia 3 bulan dan dosis ketiga pada usia 12 bulan. Vaksin ini diberikan gratis. Vaksin yang digunakan aman dan telah direkomendasikan oleh WHO serta telah lulus uji dari BPOM. Salam sehat......

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.