Tenaga gizi Puskesmas Tarusan Senin 8 Agustus 2022 melakukan pemeriksaan garam.beriodium di posyand
09 Aug 2022
21:14:11 WIB
33x dibaca
Tenaga gizi Puskesmas Tarusan Desmiyenti Chyee Luphz hari ini, Senin 8 Agustus 2022 melakukan pemeriksaan garam.beriodium di posyandu durian nagari Batu Hampa Selatan.
Pemeriksaan garam dilakukan dengan menggunakan iodina tes yang ditetesi pada garam, apabila garam berubah warna menjadi ungu tua berarti garamnya mengandung yodium dan bila tidak berubah warna berarti garamnya tidak ada kandungan yodiumnya.
Garam Iodium atau garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Garam beryodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) antara lain mengandung yodium sebesar 30-80 ppm (Depkes RI).
Penyimpanan garam yang baik yaitu menyimpan garam beriodium dalam wadah tertutup rapat dan kering, diletakkan dalam tempat sejuk, jauh dari api dan sinar matahari. Iodium akan mengalami penguapan apabila terkena panas baik panas yang berasal dari perapian atau sinar matahari.
Garam beryodium memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya untuk mencegah penyakit tiroid serta menjaga kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Garam beryodium merupakan garam yang sudah difortifikasi atau ditambahkan mineral yodium.
Penulis:
Emmi