Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

UPT Puskesmas Tarusan lakukan Simulasi SDIDTK

12 Jul 2022 20:21:39 WIB 29x dibaca
UPT Puskesmas Tarusan  lakukan Simulasi SDIDTK

 

Pada hari ini Selasa 12 Juli 2022 

UPT Puskesmas Tarusan  menurunkan 2 Tim SDIDTK yaitu :

1. Posyandu Mawar 2 Sabai Nan Aluih

 * dr. Sonya Arma Putri 

 * Yeffitha Sulismika E. Amd. Keb

 * Nelvi Yanti Amd.Fis

 * Novita Dianda Anwar Amd. Keb

 

2. Posyandu Pustu Kapuh

* dr. Yessy Rivai 

* Roravina STr.Keb

* Feni Suarni Amd.Fis

* Desi Darma Amd. Keb

 

Stimulasi Deteksi n Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan salah satu kegiatan pemantauan timbuh kembang pada balita usia 0- 72 bulan, untuk mengetahui adanya penyimpangan tumbuh kembang pada anak usia tersebut. Pada usia 0 -24 bulan dilakukan pemantauan setiap 3 bulan sekali.

 

Program SDIDTK merupakan program pembinaaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada masa balita.

 

Pemeriksaan SDIDTK meliputi:

1. Deteksi Dini Gangguan Pertumbuhan meliputi : a. Pengukuran Berat Badan. b. Pengukuran Tinggi Badan. C. Pengukuran Lingkar Kepala Anak.

2. Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan.

3. Deteksi Dini Penyimpangan Perilaku, emosional dan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas ( GPPH).

 

Prinsip-prinsip dasar dalam stimulasi yang perlu berikan yaitu dengan adanya :

1  Rasa cinta dan kasih sayang.

2. Perilaku yang baik, anak suka meniru.

3. Stimulasi sesuai kelompok umur.

4. Cara menyenangkan, jangan terpaksa  bermain, bernyanyi, bervariasi.

5. Gunakan alat bantu/ permainan sederhana dan aman.

 

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.