Pada hari ini Selasa 12 Juli 2022
UPT Puskesmas Tarusan menurunkan 2 Tim SDIDTK yaitu :
1. Posyandu Mawar 2 Sabai Nan Aluih
* dr. Sonya Arma Putri
* Yeffitha Sulismika E. Amd. Keb
* Nelvi Yanti Amd.Fis
* Novita Dianda Anwar Amd. Keb
2. Posyandu Pustu Kapuh
* dr. Yessy Rivai
* Roravina STr.Keb
* Feni Suarni Amd.Fis
* Desi Darma Amd. Keb
Stimulasi Deteksi n Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan salah satu kegiatan pemantauan timbuh kembang pada balita usia 0- 72 bulan, untuk mengetahui adanya penyimpangan tumbuh kembang pada anak usia tersebut. Pada usia 0 -24 bulan dilakukan pemantauan setiap 3 bulan sekali.
Program SDIDTK merupakan program pembinaaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada masa balita.
Pemeriksaan SDIDTK meliputi:
1. Deteksi Dini Gangguan Pertumbuhan meliputi : a. Pengukuran Berat Badan. b. Pengukuran Tinggi Badan. C. Pengukuran Lingkar Kepala Anak.
2. Deteksi Dini Penyimpangan Perkembangan.
3. Deteksi Dini Penyimpangan Perilaku, emosional dan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas ( GPPH).
Prinsip-prinsip dasar dalam stimulasi yang perlu berikan yaitu dengan adanya :
1 Rasa cinta dan kasih sayang.
2. Perilaku yang baik, anak suka meniru.
3. Stimulasi sesuai kelompok umur.
4. Cara menyenangkan, jangan terpaksa bermain, bernyanyi, bervariasi.
5. Gunakan alat bantu/ permainan sederhana dan aman.
Penulis: Emmi