Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

UPT Puskesmas Tarusan melakukan kegiatan pemantauan pertumbuhan di posyandu mawar kampung Sungai Ta

11 Jul 2022 22:32:53 WIB 45x dibaca
UPT Puskesmas Tarusan  melakukan kegiatan pemantauan pertumbuhan di posyandu mawar kampung Sungai Ta

Hari ini, Jumat 8 Juli 2022 
UPT Puskesmas Tarusan  melakukan kegiatan pemantauan pertumbuhan di posyandu mawar kampung Sungai Tawar kenagarian Setara Nanggalo yang dilakukan oleh Tenaga Gizi Puskesmas Desmiyenti Chyee Luphz .


Pemantauan pertumbuhan merupakan salah satu kegiatan program perbaikan gizi masyarakat yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada balita.

Berapa kali sebaiknya anak dipantau pertumbuhan dan perkembangan?
Skrining / pemantauan tumbuh kembang bayi dianjurkan untuk dilakukan tiap bulan. Bagi anak usia 12 – 24 bulan dianjurkan tiap 3 bulan, dan anak usia 24 bulan sampai 72 bulan dianjurkan tiap 6 bulan.

Mengapa pertumbuhan perlu dilakukan pemantauan?
Pemantauan gizi dan kesehatan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1,000 HPK) sangatlah penting, namun pemantauan aspek tumbuh kembang anak secara rutin setelahnya juga perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah tumbuh kembang yang dapat mempengaruhi kesehatan dan gizi dan masa depan anak.

5 Cara Memantau Tumbuh Kembang Anak
1. Mendeteksi Pertumbuhan Fisik Anak. Dimensi kesehatan buah hati menjadi aspek penting yang patut menjadi perhatian. 
2. Pedoman Gizi Seimbang. 
3. Rajin Mengajak si Kecil Mengobrol.
4. Melakukan Kontrol Rutin ke Dokter. 
5. Memanfaatkan aplikasi.

Penulis: Emmi

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.