Masalah gizi di Indonesia rentan terjadi pada anak dan remaja. Mulai dari wasting, obesitas, stunting, anemia, kekurangan vitamin A, hingga gangguan akibat kekurangan yodium.
Cara menangani kurang gizi sebagai masalah gizi pada balita :
(1). Melakukan pemantauan kesehatan.
(2). Membuat jadwal makan yang termasuk suplemen penambah nafsu makan.
(3). Memeriksa masalah mulut dan menelan.
(4). Mengobati infeksi yang mungkin terjadi pada balita.
Beberapa gejala berikut bisa dialami oleh anak yang mengalami kurang gizi:
* Berat badan dan tinggi badan anak berada di bawah kurva pertumbuhan.
* Kurang nafsu makan.
* Pertumbuhannya terlambat.
Pada hari ini petugas gizi UPT Puskesmas Tarusan Desmiyenti Chyee Luphz melakukan pelacakan dan pendampingan intervensi balita bermasalah gizi di Sabai Nan Aluih Kapuh Tarusan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kegiatan di posyandu yang di laksanakan setiap minggi kedua setiap bulannya.
Penulis: Emmi