UPT Puskesmas Tarusan membuat suatu Gerakan ASI Pencegahan Stunting " GASING".
Langkah - langkah yang sudah kami lakukan :
1. Penjaringan ide.
2. Pemilihan ide.
3. Edukasi tentang ASI eksklusif kepada calon pengantin.
4. Edukasi tentang pentingnya ASI Eksklusif kepada ibu hami.
5. Pemberian sertifikat kepada bayi yang lulus ASI eksklusif
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan anak yang terjadi karena kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia.
Ciri-ciri stunting pada anak :
1. Pertumbuhan melambat.
2. Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya.
3. Pertumbuhan gigi terlambat.
4. Performa buruk pada kemampuan fokus dan memori belajarnya.
5. Usia 8 – 10 tahun anak menjadi lebih pendiam, tidak banyak melakukan kontak mata terhadap orang di sekitarnya.
5 Cara Cegah Stunting sejak Bayi Lahir :
1. Pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan.
2. Bayi mengonsumsi MPASI sehat dan bergizi.
3. Hindari paparan asap rokok.
4. Jaga kebersihan lingkungan dan sanitasi.
5. Rutin pantau tumbuh kembang bayi.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan nilai OR = 61 artinya balita yang tidak diberikan ASI eksklusif berpeluang 61 kali lipat mengalami stunting dibandingkan balita yang diberi ASI eksklusif. Kemudian, balita yang tidak diberikan ASI eksklusif memiliki peluang 98% untuk mengalami stunting.
Begitu pentingnya arti pemberian ASI Eksklusif kepada bayi, kami dari UPT Puskesmas Tarusan membuat suatu Gerakan ASI Pencegahan Stunting " GASING".
Langkah - langkah yang sudah kami lakukan :
1. Penjaringan ide.
2. Pemilihan ide.
3. Edukasi tentang ASI eksklusif kepada calon pengantin.
4. Edukasi tentang pentingnya ASI Eksklusif kepada ibu hami.
5. Pemberian sertifikat kepada bayi yang lulus ASI eksklusif.
Penulis: Emmi