Verifikasi Sinyal dan Respon SKDR Kasus Diare di Wilaya Kerja Poskesri Bukit Tambun Tulang
24 Feb 2025
11:47:04 WIB
14x dibaca
Verifikasi sinyal dan respon SKDR
Kasus diare di wilaya kerja poskesri Bukit Tambun Tulang (BTT). Surveilans bersama Pj Kesling di dampingi oleh bidan penanggung jawab poskesri BTT
Petugas surveilance : Berlianda Yonadel, STr.Keb
Pj Kesling: Chintya Tri W, S.Tr.Kes
Bidan Desa : Wiwo Wand Wiriya, A.md.Keb
SKDR bertujuan untuk memonitor sinyal kewaspadaan (alert) yang sedang berlangsung untuk mengeluarkan peringatan dini baik di dalam maupun di luar sektor kesehatan di semua tingkat fasilitas kesehatan.
Untuk menetapkan apakah sinyal yang di dapat berpotensi atau tidak
Diare akut adalah BAB yg frekuensinya lebih sering dari biasanya (pada umumnya 3 kali atau lebih per hari dg konsistensi cair dan berlangsung <7 hari)
Baik pada anak2, org dewasa maupun lansia
Menindaklanjuti penemuan 4 kasus diare di ruang rawatan puskesmas pasar kuok pada tgl 21 Februari 2025, 3 dintara nya berasal dari wilayah kerja poskesri BTT (dalam satu rumah kontrakan)
Verifikasi Alert kasus diare dilakukan untuk merespon sinyal dari temuan atau laporan data yang telah didapat.
Petugas surveilance dan petugas kesling mengunjungi Poskesri BTT dan turun ke daerah sekitar penderita diare di wilayah kerja poskesri BTT dengan melakukan hal - hal sebagai berikut :
- memastikan kembali data laporan diare yang telah di dapat (di Poskesri BTT)
- memisahkan penderita diare berdasarkan usia
- ?melakukan edukasi tentang diare secara door to door di disekitar rumah penderita diare di wilayah kerja poskesri BTT
- memantau fisik lingkungan sekitar penderita diare
- meninjau kembali apakah penderita diare yang sudah di laporkan minggu kemarin sudah sembuh atau masih berkelanjutkan
- ?menelusuri kemungkinan penyebab terjadi penyakit diare
Hasil pengamatan surveilance dan pj kesling serta bides di dapat sebagai berikut :
- ?penderita diare di wilayah kerja poskesri BTT minggu yang lalu sudah dinyatakan sembuh
- ?terdapat 3 tumpukan sampah masyarakat (berupa pemper2 anak-anak) yg tidak terurus
- ?terdapat 4 dri 5 keluarga yang mengkonsumsi air galon
- ?3 keluarga yang memiliki balita membuang sampah bekas pempers ke tumpukan dan ke sungai.
Penulis:
myarsih icit