Pengumuman
Rekrutmen Tenaga Enumerator Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 Klik disini untuk detail
Logo dinkes Logo pessel

DINKESPPKB

Kabupaten Pesisir Selatan

Workshop Capasity Building Aksi Germas di Nagari Naggalo Kecamatan Koto XI Tarusan

02 Oct 2019 20:50:37 WIB 319x dibaca
Workshop Capasity Building Aksi Germas di Nagari Naggalo Kecamatan Koto XI Tarusan

Painan- Workshop Capasity Building Aksi Germas di Nagari Naggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan tanggal 1-3 Oktober 2019 di Aula UDKP Kecamatan Koto XI Tarusan (Selasa, 2/10/2019).

Kegiatan ini merupakan rangkaian pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dengan tema Pendekatan kebudayaan dan pola kemitraan Germas dalam mewujudkan Indonesia Sehat di Nagari Nanggalo Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Peisir Selatan.

Hadir dalam pembukaan acara Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pessel diwakili Sekretaris Dinkes Yuni Andra, Camat Koto XI Tarusan Deni Anggara, Kepala Puskemas Tarusan Jhon Marta, Kepala KUA Kecamatan Koto XI Tarusan, Walinagari Nanggalo Suryadi Chan.

Camat Koto XI Tarusan Deni Anggara dalam sambutannya menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan Fakultas Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, menurutnya bahwa Kecamatan Koto XI Tarusan telah melakukan berbagai aksi germas yang bekerjasama baik dengan Dinkes Kabupaten Pessel maupun dengan pihak Puskesmas.

“Terkait tarcapainya akses universal 100% air minum, 0% pemukiman kumuh dan 100% stop bebas buang air besar sembarangan (SBS) menjadi perhatian yang serius yang akan kami selesaikan.  Masalah akses jamban sehat pada tahun 2019 untuk wilayah kerja Puskesmas Tarusan kami menargetkan 8-10 Nagari Open Defecation Free (ODF), dan untuk wilayah kerja Puskesmas Barung-Barung Balantai 1 Nagari, hal ini kita lakukan secara berangsur-angsur karena membutuhkan anggaran yang cukup besar”. Ujar Deni.

Lebih lanjut Camat menyatakan bahwa untuk rumah yang tidak layak huni sudah dianggarkan melalui nagari dan diupayakan secara bertahap, sedangkan yang masih menjadi menjadi keluhan masyarakat pada saat ini di Tarusan adalah terkait dengan ketersediaan air bersih.

Sekretaris Dinkes Yuni Andra  sebagai pembuka acara mengatakan “Germas mesti dilaksanakan seluruh lapisan masyarakat mulai dari pemerintah daerah, akademisi serta keluarga dan individu sebagai lingkup terkecil. Sebagai contoh kemitraan Germas dengan PKK dan kelompok Dasawisma memiliki kontribusi melaksanakan dan evaluasi pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang merupakan program kegiatan Germas.

“Untuk menyukseskan Germas, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran OPD lain dan lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat” tegas Sekdis.


"Ini semua penting sebagai upaya melaksanakan program kesehatan. Diantaranya menurunkan kematian dan kesakitan penyakit tidak menular," ungkapnya.
 

Penulis: Hendri

Berikan Reaksi Anda:

0 Komentar

Belum ada komentar.

Share :

Kategori

Please enter your name.
Please enter a valid email.
Please write a comment.